Istana Buckingham Membuka Lowongan Kerja Videografer Kerajaan Inggris
Istana Buckingham membuka lowongan kerja penuh waktu untuk posisi videografer baru yang akan memproduksi konten kreatif bagi keluarga kerajaan. Informasi lowongan ini disebarkan oleh pihak istana pada hari Rabu, 8 Juli 2026, seperti dilansir dari Detik Travel melalui laporan Independent UK.
Pekerjaan baru ini menawarkan kompensasi gaji sebesar 52.000 pound sterling atau berkisar Rp 1,2 miliar per tahun. Posisi ini menjadi langkah baru bagi pihak kerajaan dalam mengelola dokumentasi digital mereka.
"Ini menandai pertama kalinya seorang videografer dipekerjakan oleh seorang raja Inggris," tulis pernyataan dalam pengumuman itu.
Langkah pencarian tenaga kerja baru ini kabarnya juga didukung penuh oleh sang kepala negara yang tertarik dengan pengembangan media sosial tersebut.
"Menurut laporan di The Times, Raja Charles dikatakan sangat antusias dengan posisi tersebut," pernyataan ditambahkan.
Pekerja yang terpilih nantinya akan memegang tanggung jawab penuh dalam mendokumentasikan kegiatan formal maupun aktivitas santai kerajaan. Batas akhir pengiriman dokumen lamaran kerja ini ditetapkan sampai tanggal 12 Juli.
"Istana meminta agar kandidat ideal mengambil pendekatan yang mengutamakan media sosial dalam bercerita, mengerjakan produksi video dan fotografi dari awal hingga akhir untuk menghasilkan konten berkualitas tinggi untuk platform termasuk Instagram, X, dan YouTube," tulis laman tersebut lagi.
Kandidat yang dicari harus mampu mengemas seluruh visual menjadi tayangan yang menarik bagi masyarakat luas.
"Mulai dari acara kenegaraan besar hingga momen di balik layar, Anda akan memastikan setiap konten menarik, kreatif, dan berdampak," keterangan ditambahkan.
Fleksibilitas penggunaan alat kerja digital juga menjadi poin penilaian penting dalam proses rekrutmen pegawai baru ini.
"Pelamar yang berhasil akan menggunakan berbagai peralatan, mulai dari kamera kelas atas hingga ponsel, menerapkan naluri mereka tentang apa yang berhasil untuk menciptakan konten yang sedang tren dan menjangkau audiens baru," keterangan ditambahkan lagi.
Sebelum pembukaan lowongan ini, Raja Charles III dan Ratu Camilla mengandalkan juru kamera resmi bernama Duncan Stone untuk mendistribusikan materi visual ke berbagai stasiun televisi Inggris.