BYD Segarkan MPV Premium Denza D9 dengan Pilihan Warna Dark Gold
BYD kembali memberikan penyegaran untuk lini MPV premium mereka, Denza D9, di pasar China. Langkah ini dilakukan dengan meluncurkan pilihan warna baru bernama Dark Gold yang memberikan kesan lebih eksklusif.
Opsi warna tersebut mulai tersedia untuk Denza D9 generasi kedua yang sudah dipasarkan sejak Mei 2026. Penambahan varian warna ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk menjaga daya saing di tengah ketatnya kompetisi pasar kendaraan listrik.
Denza D9 Dark Gold mengombinasikan warna dasar hitam pada bodi dengan aksen emas di beberapa bagian eksterior, seperti dilansir dari Moladin. Sentuhan emas tersebut diaplikasikan pada bagian grille depan, lis bodi, hingga area tengah pelek.
Bagian moncong mobil juga dilengkapi dengan emblem Denza berlapis warna emas. Sementara itu, hampir seluruh logo lainnya dibuat berwarna hitam agar senada, kecuali emblem Flash Charging yang tetap mempertahankan warna silver.
Perubahan ini tidak mengubah dimensi fisik dari kendaraan. Denza D9 tetap mempertahankan panjang bodi 5.250 mm, lebar 1.960 mm, serta tinggi 1.900 mm, lengkap dengan lampu belakang LED horizontal dan spoiler atap.
Spesifikasi Teknis dan Teknologi Pengisian Daya
Sektor performa dan spesifikasi teknis tidak mengalami perubahan dan tetap mengadopsi sistem dari generasi kedua. Varian listrik murni (BEV) hadir dalam opsi penggerak roda depan (FWD) bertenaga 456 hp serta penggerak semua roda (AWD) berkekuatan 550 hp.
Kedua varian elektrik tersebut ditopang oleh baterai LFP dengan kapasitas sebesar 115 kWh. Berdasarkan pengujian CLTC, daya jelajah mobil ini mampu mencapai jarak antara 750 hingga 800 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Sistem pengisian daya baterai telah didukung oleh teknologi Flash Charging milik BYD. Teknologi ini diklaim mampu melakukan pengisian daya dari kondisi 10 persen hingga mencapai 97 persen dalam durasi sekitar sembilan menit.
Selain model listrik murni, kendaraan ini juga tersedia dalam versi plug-in hybrid (PHEV). Varian tersebut mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter turbo dengan motor elektrik, serta mengandalkan baterai berkapasitas 66,5 kWh yang mampu menempuh jarak 400 km dalam mode EV berdasarkan standar CLTC.