AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran Pascaserangan Kapal Tanker

Share

Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) membatalkan izin ekspor minyak Iran yang sebelumnya disepakati dalam Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad setelah ketegangan kedua negara kembali meningkat akibat serangan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz pada Selasa (7/7/2026).

Kebijakan penarikan izin ekspor ini diterbitkan menyusul laporan dari kelompok angkatan laut pimpinan AS mengenai peningkatan ancaman keamanan bagi kapal dagang di Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Detik Finance. Insiden tersebut melibatkan serangan terhadap sebuah kapal tanker pengangkut gas alam cair hingga minyak di sekitar Selat Hormuz.

Langkah tegas ini membatalkan kesepakatan bulan lalu yang awalnya menangguhkan sanksi minyak Iran hingga 21 Agustus 2026 demi membuka kembali jalur Selat Hormuz. Pembatalan fasilitas tersebut otomatis menghentikan aliran impor minyak mentah Iran ke AS serta sistem pembayaran menggunakan mata uang dolar AS ke Teheran.

Perselisihan mencuat setelah Iran dinilai melanggar komitmen jaminan jalur aman dengan memaksa kapal-kapal melintas di jalur utara bawah kendali mereka, lalu menyerang kapal yang menggunakan jalur perlindungan Angkatan Laut AS di pantai Oman.

"Iran hanya akan menuai keuntungan jika mereka menunjukkan perilaku yang baik. Tindakan Iran di Selat Hormuz sama sekali tidak dapat diterima oleh AS dan akan ditindaklanjuti dengan konsekuensi," kata seorang pejabat AS dikutip dari CNBC, Rabu (8/7/2026).

Tindakan agresif di koridor pelayaran strategis tersebut dinilai memiliki motif geopolitik tertentu untuk menekan negara-negara produsen di kawasan Teluk.

"Ini adalah bagian dari kampanye sporadis yang ditargetkan oleh Iran untuk menggoyahkan koridor selatan tersebut dan mengirim pesan kepada produsen negara-negara Teluk yang tidak mengirimkan minyak mereka melalui koridor utara tersebut," kata Michelle Wiese Bockmann, analis intelijen maritim senior di Windward.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author