Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Mentah Arab Light ke Asia

Share

Arab Saudi melakukan pemotongan besar-besaran pada harga minyak mentah utamanya bagi pembeli di Asia dengan menjual barel diskon untuk pertama kali sejak 2020 akibat lonjakan pasokan global pada Senin, 7 Juli 2026, dilansir dari Bloombergtechnoz. Produsen minyak milik negara Saudi Aramco menurunkan harga minyak Arab Light untuk bulan depan sebesar US$11 per barel menjadi US$1,50 di bawah patokan regional berdasarkan daftar harga resmi. Penurunan harga ini menjadi pengurangan bulanan terbesar dalam harga jual resmi setidaknya sejak tahun 2000, setelah sebelumnya perusahaan menjual jenis minyak ini dengan diskon selama perang harga pada tahun 2020 dan 2015.

Langkah tersebut menegaskan cepatnya produsen di Teluk Persia meningkatkan aliran pasokan melalui Selat Hormuz setelah kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memberi tekanan pada pasar minyak mentah fisik.

Meskipun terjadi pemotongan yang lebih dalam dari perkiraan, beberapa pembeli minyak mentah di Asia menyatakan harga minyak Arab Saudi masih lebih mahal dibandingkan pasokan dari produsen regional lain yang tersedia secara ad hoc. Analisis pasar menunjukkan kelebihan kargo yang akan segera dikirim menjadi landasan utama kebijakan penyesuaian nilai jual komoditas energi tersebut ke kawasan Asia.

"Pemotongan harga resmi untuk pengiriman Agustus mencerminkan kelebihan kargo yang akan segera dikirim," kata Ahmed Mehdi, analis minyak di Renaissance Energy Advisors. Pihak manajemen juga berupaya menarik kembali minat pasar terbesar di kawasan regional melalui penyesuaian tarif jual yang lebih kompetitif tersebut.

"Penetapan harga harus cukup kompetitif untuk membangkitkan kembali minat China," tambah Ahmed Mehdi. Di sisi lain, Aramco menerapkan pemotongan harga yang lebih besar bagi pembeli di Eropa dengan menurunkan harga semua jenis minyaknya sebesar US$15 per barel serta memotong pasokan ke AS sebesar US$8 per barel.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author