Cristiano Ronaldo Sejajarkan Trofi Euro 2016 dengan Piala Dunia

Share

Penyerang Timnas Portugal Cristiano Ronaldo menuai sorotan tajam setelah menyamakan nilai trofi Euro 2016 dengan Piala Dunia usai timnya tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026, seperti dilansir dari Detik iNET.

Langkah Portugal harus terhenti setelah menderita kekalahan tipis 0-1 dari Spanyol melalui gol tunggal yang dicetak oleh Mikel Merino menjelang akhir pertandingan.

Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan langsung oleh kapten Portugal tersebut dalam sesi wawancara setelah pertandingan menghadapi Spanyol berakhir.

"Saya telah memenangkan Euro 2016 dan bagi saya itu memiliki nilai yang sama dengan Piala Dunia. Itu tetap selamanya. Besok adalah hari yang baru, dan kita melanjutkannya," ujar Cristiano Ronaldo, Penyerang Timnas Portugal.

Komentar dari pemain berusia 41 tahun tersebut langsung memicu reaksi keras dan kritik pedas dari para pengguna media sosial di Indonesia.

"Minta di respect tapi udah kalah aja masih begini statementnya, najis. Dengan logika yang sama berarti Yunani juga pernah juara world cup? Lol" kata @_menjelangsubuh, Netizen.

Kritik lain juga datang dari pengguna media sosial yang mengingatkan kontribusi sang pemain saat laga final Euro terdahulu.

"Astaga bang do, kalo lu inget euro itu jg harusnya sadar diri yg bikin final menang adalah lu cedera dan teriak teriak dari pinggir lapangan, kalo tiap match wc ini kaya gt mungkin akan lebih baik," ujar @random1human, Netizen.

Kondisi internal dan soliditas skuad Portugal kemudian turut dibanding-bandingkan oleh netizen dengan tim nasional lain.

"Jdi skrang lo pda tau kan, knapa skuad argentina rela melakukan apa pun buat messi sedangkan skuad portugal malah terlihat ogah-ogahan ngoper bola ke ronaldo? Ya ini jawaban nya! Ngomong nya saya saya mulu" tutur @FlexiblePerson, Netizen.

Pernyataan Ronaldo tersebut bahkan dinilai oleh warganet sebagai sebuah bentuk pembelaan diri atas kegagalannya di Piala Dunia.

"Euro 2016 memang sejarah, respect. Cuma menyamakan dengan Piala Dunia itu coping mechanism level Ballon d'Or mindset," kata @kursipojokatas, Netizen.

Sikap sang bintang lapangan hijau itu pun dianggap memperlihatkan ego yang terlalu besar setelah menelan kekalahan.

"mau di respect tapi tetep ngocehnya kayak gitu yang ini bukan mimpi lah, ini cuman 6-7 games lah, yang euro setara world cup lah, kayak udah gitu lho emang mampu nya squ situ yaa disyukuri ngga usah bikin statement yang makin ngeliatin npd parah," kata @The_CulesIndo, Netizen.

Netizen lain turut mempertanyakan respons emosional Ronaldo di lapangan yang dianggap tidak sejalan dengan pernyataannya setelah laga.

"Kek gini mau di respect? Itu mulut belum balik aja udh ngelantur, lu barusan nangis habis match bisa"nya lu ngomong euro setara pildun setelah nya, kalau euro setara pildun dan udh lu menangin trs ngapain nangis pas kalah?" tanya @HansenAdriell, Netizen.

Kendati demikian, sejumlah pendukung tetap memberikan pembelaan dan menilai bahwa pencapaian di tingkat Eropa memiliki bobot persaingan yang setara.

"Yaa banggalah itu termasuk prestasi.. negara2 kuat selain argen & Brazil ada di eropa semua.. bener kata dia Euro levelnya sama dgn pildun.. dan lagi kegagalan Portugal di Piala Dunia adlh kegagalan 1 tim & semua yg terlibat termasuk Federasinya bukan cuma CR7 saja," bela @ImSa58833733, Netizen.

Turnamen Euro 2016 sendiri mencatat sejarah bagi Portugal yang sukses menekuk Prancis 1-0 di final lewat babak perpanjangan waktu melalui gol Eder, meskipun Ronaldo harus keluar lebih cepat akibat cedera.

Ajang Piala Dunia 2026 ini dipastikan menjadi panggung terakhir bagi mantan pemain Real Madrid tersebut dalam kompetisi empat tahunan itu, meskipun dirinya belum menyatakan pensiun sepenuhnya dari tim nasional.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
kartika-dewi-anggraini
Author