Nico Williams Mengubah Pola Hidup demi Karier Sepak Bola
Penyerang Athletic Bilbao Nico Williams mengubah total kebiasaan sehari-harinya setelah melewati periode sulit akibat rentetan cedera sepanjang musim 2025/2026 yang hampir mengancam partisipasinya di Piala Dunia 2026.
Pemain berusia 23 tahun tersebut sempat mengalami pubalgia pada musim semi 2025 yang membuatnya absen dalam semifinal Liga Europa melawan Manchester United, disusul cedera otot aductor kiri serta gangguan fisik teranyar pasca-laga kontra Uruguay di fase grup Piala Dunia.
Melalui dokumenter 'Denominación de Origen' di RTVE yang dilansir pada Senin (6/7/2026), Williams mengungkapkan penyesalannya terhadap pola hidup yang dia jalani sebelumnya sebagai pesepak bola profesional.
"Tenía hábitos muy malos para ser futbolista, tanto la dieta como a la hora de ir a dormir. Antes salía de Lezama y ya no entrenaba, ahora cuido más eso. Me tiraba la tarde con mi novia, mis amigos o jugando a la play. Ahora es diferente" ujar Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Setelah menyadari dampak buruk rutinitas tersebut terhadap kondisi fisiknya, pemain timnas Spanyol ini mulai menambah porsi latihan mandiri dan membatasi waktu bermain konsol video game demi menjaga kebugaran tubuhnya.
"Te das cuenta de quiénes están en las malas y de quiénes te quieren solo para ir a Ibiza. Mi madre, mi novia, tres amigos y mi hermano han sido los que más me han apoyado. Mejor que me pase esto con 23 años que más tarde" kata Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Kondisi mental Williams sempat menurun selama masa pemulihan cedera, namun dukungan penuh dari keluarga dan kekasihnya membantu sang penyerang melewati masa-masa sulit tersebut.
"Ha sido un año muy duro" tutur Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Di sisi lain, sang kakak, Iñaki Williams, membeberkan bahwa Nico juga menghadapi tekanan besar di luar lapangan pada musim panas 2025 saat mendapat tawaran dari Barcelona, termasuk tindakan vandalisme pada muralnya di Barakaldo dan perusakan kaca mobil.
"El que me conoce sabe que yo siempre voy con una sonrisa por delante y esos meses (de la lesión) estaba más apagado de lo normal. He llorado, he sufrido un montón pero ahora estoy recuperando mi esencia. Me he dado cuenta de que no tiene nada de malo pedir ayuda y, sobre todo, cuidar tu físico" cetus Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Penyerang sayap ini menegaskan tidak menyesali keputusannya untuk memperpanjang kontrak di Athletic Bilbao daripada pindah ke klub lain.
"De locos. ¡Vaya año! He aprendido mucho. Tenía hábitos muy malos para ser futbolista, tanto la dieta, la hora de irme a dormir…
Pasaba mucho tiempo jugando a la Play. Los entrenamientos después de entrenar, ahora los cuido mucho. Yo venía a Lezama, entrenaba y me iba a casa, y después toda la tarde con mis amigos o con mi novia.
Ahora me lo tomo más en serio" papar Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Perubahan fokus pada kedisiplinan ini diharapkan mampu mendongkrak performa Williams secara konsisten bersama klub maupun tim nasional.
"Eres joven y te crees que puedes con todo. No es fácil, este año ha sido difícil. Mi novia me ha ayudado mucho.
Mi madre, mi padre. Y mi hermano. Mis dos o tres amigos.
Ahí te das cuenta de quién está en las malas y quién está sólo para ir a Ibiza. Son cosas de la vida que tienes que aprender y creo que ha sido el mejor momento para que me pase" ungkap Nico Williams, Penyerang Athletic Bilbao.
Setelah sempat diistirahatkan dalam pertandingan melawan Austria akibat benturan keras dari pemain Uruguay Nicolás de la Cruz, Nico Williams kini telah kembali berlatih bersama skuad asuhan Luis de la Fuente untuk bersiap menghadapi Portugal di babak 16 besar Piala Dunia 2026.