Singapura dan Indonesia Sepakati Kerja Sama Fasilitas Latihan Militer
Kerja sama sektor pertahanan dan energi diperkuat oleh Pemerintah Singapura dan Indonesia melalui rencana pembangunan fasilitas latihan militer di Sumatera serta Kalimantan. Kesepakatan strategis ini dihasilkan dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (6/7/2026), dilansir dari Detikcom.
Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) bersama TNI tengah menjajaki titik lokasi spesifik untuk pembangunan sarana latihan tersebut. Sektor energi baru terbarukan juga menjadi fokus kemitraan lewat proyek pembangunan pembangkit tenaga surya skala besar.
"Berdasarkan perjanjian kooperasi pertahanan kami, SAF dan TNI sedang menjelajahi pembangunan fasilitas latihan di Baturaja, Kalimantan Barat, dan Siabu Air Weapons Range," kata PM Wong saat memberikan keterangan pers bersama Prabowo, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Kemitraan pertahanan ini diproyeksikan membuka ruang interaksi yang lebih intensif antara militer kedua negara. Kerja sama ini diharapkan mampu menguatkan interoperabilitas dan hubungan pertahanan bilateral secara berkelanjutan.
"Inisiatif ini akan memberikan peluang kerja sama yang akan semakin menguntungkan bagi kita untuk berlatih bersama dan meningkatkan hubungan pertahanan kita," lanjutnya.
Selain pertahanan, sektor energi bersih menjadi prioritas hilirisasi kemitraan, khususnya proyek tenaga surya di Morowali, Sulawesi Tengah. Nota kesepahaman (MoU) resmi ditandatangani oleh sejumlah badan usaha investasi dan energi kedua negara untuk menyusun peta jalan proyek tersebut.
"Hari ini, kita juga telah menandatangani MoU-nya antara Danantara dan Keppel Electric, Sembcorp Industries, and Singapore Energy Interconnections. Dan ini akan memberikan peta jalan jelas untuk negosiasi dan diskusi antarpihak yang mengembangkan jalan untuk proyek listrik tersebut," ucapnya.
Hubungan antarmasyarakat turut diperdalam melalui program pertukaran pelajar antarsekolah, termasuk kunjungan dari SMA Taruna Nusantara. PM Wong menilai interaksi akademis ini krusial untuk membangun fondasi persahabatan jangka panjang.
"Universitas kami menyambut pelajar dari SMA Taruna Nusantara di Jawa Tengah pada bulan April tahun ini, dan mereka merancang untuk melakukan kunjungan balasan pada bulan depan. Program seperti ini membangun persahabatan dan pemahaman antara masyarakat kita," katanya.
Konektivitas udara dipastikan ikut meluas seiring rencana pembukaan rute penerbangan langsung baru dari Singapura ke berbagai wilayah di Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk mempermudah mobilitas wisatawan serta mendukung aktivitas bisnis antarkedua negara sahabat.
"Kami berharap dapat melihat lebih banyak koneksi penerbangan ke bagian Indonesia yang akan memungkinkan wisatawan merasakan keindahan Indonesia, mendukung perjalanan bisnis, dan memfasilitasi lebih banyak interaksi antara masyarakat kita," lanjutnya.