Wisatawan Padati Puncak Bogor Hingga Okupansi Hotel Tembus 90 Persen

Share

Kawasan wisata Puncak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalami lonjakan kunjungan wisatawan yang signifikan hingga memicu kenaikan tingkat keterisian hotel dan vila hingga mencapai 90 persen selama masa musim libur sekolah.

Lonjakan kunjungan ini dilansir dari Detikcom turut memicu kepadatan arus lalu lintas yang parah di jalur tersebut akibat ratusan ribu kendaraan yang melintas pada akhir pekan.

Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Riswanto menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah keterisian penginapan tersebut melonjak drastis jika dibandingkan dengan catatan pada hari-hari biasa.

"Untuk peningkatan ada, malam Minggu bisa sampe 90 persen, ada peningkatan di banding hari biasa. Rata-rata seminggu libur sekolah, ratarata (peningkatan) di atas 50 persen," kata Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Riswanto, Senin (6/7/2026).

Kenaikan data okupansi tersebut dihimpun secara resmi berdasarkan laporan berkala dari puluhan akomodasi penginapan yang terdaftar di bawah naungan kepengurusan PHRI setempat.

"Angka 90 persen itu berdasarkan laporan hotel anggota PHRI, yang melaporkan sekitar 35 hotel, jumlah total kamarnya sekitar 2700. Itu yang melaporkan, belum lagi villa-villa yang tidak terdaftar di PHRI," kata Boboy.

Arus pergerakan menuju destinasi wisata tersebut berimbas langsung pada volume kendaraan yang melewati jalur utama, di mana Satlantas Polres Bogor mencatat ada 184.017 kendaraan yang memadati Jalan Raya Puncak pada Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7).

Kanit Turjawali Ipda Aditya Ramadhan Hidayat merinci pergerakan volume kendaraan yang datang menuju Puncak maupun yang mengarah kembali ke Jakarta melalui akses utama tol.

"Berdasarkan data di GT (Gerbang Tol) Ciawi kendaraan yang mengarah ke Puncak melalui Tol Jagorawi pada Sabtu (4/7) sebanyak 45.918 kendaraan, kemudian kendaraan yang keluar melalui GT Ciawi sebanyak 47.680 kendaraan," kata Kanit Turjawali Ipda Aditya Ramadhan Hidayat, dihubungi terpisah.

Pihak kepolisian juga mencatat fluktuasi angka pergerakan kendaraan yang tetap bertahan tinggi pada hari berikutnya di gerbang tol yang sama.

"Untuk hari Minggu (5/7) kendaraan mengarah ke Puncak sebanyak 44.533 (kendaraan), kemudian untuk yang keluar arah Jakarta melalui GT Ciawi 45.886 kendaraan," imbuhnya.

Kondisi kepadatan di jalur wisata ini dilaporkan masih terus bertahan dan berlanjut hingga memasuki awal pekan di hari Senin siang.

"(Kondisi lalin) Masih sama padat, mengingat masih libur sekolah. Sehingga animo masyarakat berlibur di Puncak tinggi. (Arus lalin) Lebih ramai hari kemarin," kata Aditya ketika menjelaskan kondisi lalulintas Jalan Raya Puncak pada Senin (6/7) siang.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author