Pemerintah Gelar Lelang Surat Utang Negara Targetkan Rp32 Triliun

Share

Pemerintah Indonesia bersiap menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi rupiah pada Selasa (7/7/2026) dengan target indikatif ditetapkan sebesar Rp32 triliun. Dilansir dari Bloomberg Technoz, penjualan instrumen keuangan ini ditujukan demi memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Kementerian Keuangan menetapkan batas maksimal penawaran SUN mencapai 150 persen dari target indikatif, yang berkisar di angka Rp48 triliun. Dasar hukum pelaksanaan lelang ini merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.08/2019 mengenai Lelang SUN di Pasar Perdana Domestik.

“Tanggal Lelang berlangsung pada Selasa, 7 Juli 2026, dibuka pukul 09.00 WIB dan ditutup pukul 11.00 WIB. Sementara tanggal setelmen pada Kamis, 9 Juli 2026,” demikian tercantum dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan.

Dalam pelaksanaan ini, pemerintah menawarkan sembilan seri surat utang yang terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam seri Obligasi Negara Negara Republik Indonesia seri Fixed Rate (FR). Seri SPN ditawarkan dengan tenor masing-masing 1 bulan, 3 bulan, dan 1 tahun, dengan alokasi pembelian non-kompetitif maksimal 99 persen dari penawaran yang dimenangkan.

Berikut adalah rincian enam seri surat utang jenis FR yang ikut dilelang oleh pemerintah:

Daftar Seri Surat Utang Negara FR
Seri SUN Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Kupon
FR0109 15 Maret 2031 5,875%
FR0108 15 April 2036 6,5%
FR0106 15 Agustus 2040 7,125%
FR0107 15 Agustus 2045 7,125%
FR0102 15 Juli 2054 6,875%
FR0105 15 Juli 2064 6,875%

Bank Indonesia ditunjuk untuk menyelenggarakan sistem pelelangan ini melalui metode harga beragam dengan sifat terbuka. Setiap unit SUN yang ditawarkan dalam lelang tersebut memiliki nilai nominal sebesar Rp1 juta.

Pemerintah tetap memegang hak penuh untuk melepas kesembilan seri SUN tersebut dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil dari target indikatif awal. Agenda ini didukung oleh sejumlah dealer utama yang mencakup bank-bank nasional serta perusahaan sekuritas terkemuka di Indonesia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
danto-wijaya-kusuma
Author