Pemprov Sulsel Perbaiki 20 Ruas Jalan Rusak di Sembilan Daerah

Share

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai megaproyek perbaikan 20 ruas jalan rusak yang tersebar di sembilan kabupaten dan kota sejak Sabtu (4/7/2026). Penanganan infrastruktur ini menyasar wilayah Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, hingga Kota Makassar.

Pelaksanaan proyek bernilai ratusan miliar tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Kegiatan groundbreaking dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, seperti dilansir dari Detikcom.

Pembangunan jalan pada ruas Bua-Rantepao ini masuk ke dalam Paket 6 Multiyears Project (MYP). Anggaran total yang dialokasikan pemerintah untuk membiayai seluruh pengerjaan tersebut mencapai sekitar Rp 239 miliar.

Gubernur Sulawesi Selatan menetapkan titik awal pengerjaan di wilayah Luwu karena signifikansi jalur tersebut bagi mobilitas regional.

"Bismillah, kami memulai pembangunan Paket 6 Multiyears Project Infrastruktur Jalan. Groundbreaking ini kami pusatkan di ruas Bua-Rantepao sebagai salah satu ruas strategis di wilayah Luwu dan sekitarnya," kata Andi Sudirman.

Pemeliharaan jalan di jalur penghubung ini menjadi fokus utama pemerintah daerah setelah sekian lama mengalami kerusakan parah. Upaya perbaikan dijalankan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi kapasitas pembiayaan daerah.

"Jalan ini merupakan akses strategis menuju bandara sehingga akan semakin memudahkan mobilitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa. Kami berharap infrastruktur yang lebih baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," jelas Andi Sudirman.

Akses transportasi yang optimal pada kawasan tersebut diharapkan mampu memicu stimulus positif bagi sektor perekonomian lokal.

"Kami ingin menghadirkan akses yang semakin baik di kawasan yang strategis ini agar dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru," imbuh Andi Sudirman.

Pemerintah provinsi turut mengharapkan partisipasi aktif dari warga sekitar dalam memantau jalannya proyek penataan berkala ini.

"Mohon dukungan masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar. Mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan dan terima kasih atas kerja sama seluruh warga. Insyaallah manfaatnya nanti akan dirasakan bersama untuk mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari," kata Andi Sudirman.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author