Dua Rumah Sakit Siloam Raih Penghargaan Magnet with Distinction

Share

Dua jaringan rumah sakit di bawah Siloam International Hospitals berhasil memperoleh penghargaan internasional Magnet® with Distinction dari American Nurses Credentialing Center (ANCC). Pengakuan tertinggi untuk standar emas keunggulan keperawatan dunia ini didapatkan oleh Siloam Hospitals Kebon Jeruk pada 23 Juni 2026 dan Siloam Hospitals Lippo Village pada 26 Juni 2026, seperti dilansir dari Detik Health pada Senin (6/7/2026).

Pencapaian ini menjadikan Siloam sebagai satu-satunya penyedia layanan kesehatan di Asia Tenggara yang memiliki lebih dari satu rumah sakit berpredikat Magnet®. Secara global, saat ini baru terdapat 95 organisasi kesehatan yang mampu memenuhi standar ketat untuk meraih predikat khusus tersebut.

"Pencapaian ini menempatkan Siloam dalam kelompok organisasi kesehatan paling unggul di dunia dalam praktik keperawatan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan rumah sakit berstandar keunggulan keperawatan kelas dunia," kata Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.

Pemberian penghargaan tingkat tertinggi yang diperkenalkan ANCC sejak tahun 2022 ini didasarkan pada hasil empiris yang tervalidasi terkait performa klinis, kualitas pelayanan, serta kinerja keperawatan yang melampaui standar umum.

"Bagi pasien, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan dokter, tetapi juga oleh kualitas pelayanan keperawatan yang mendampingi mereka selama proses perawatan. Studi menunjukkan bahwa rumah sakit Magnet® memiliki tingkat keselamatan pasien yang lebih baik, tingkat komplikasi yang lebih rendah, kolaborasi klinis yang lebih kuat, serta pengalaman pasien yang lebih positif dibandingkan rumah sakit non-Magnet®," jelas Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.

Data internal menunjukkan tingkat kepuasan perawat di Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyentuh angka 93 persen dan Siloam Hospitals Lippo Village mencapai 95 persen. Selain itu, kedua fasilitas medis ini mencatatkan penurunan infeksi klinis seperti CAUTI dan CLABSI, menekan kejadian cedera tekan (HAPI), serta meningkatkan komunikasi dengan pasien.

"Magnet® with Distinction bukan sekadar penghargaan bagi institusi kami. Pengakuan ini mencerminkan komitmen para perawat Siloam yang setiap hari hadir mendampingi pasien dan keluarga mereka dalam setiap tahap perjalanan perawatan. Di Siloam, kami percaya bahwa perpaduan antara keunggulan klinis dan compassionate care merupakan fondasi pelayanan kesehatan yang berkualitas," tutur Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.

Pihak manajemen juga menekankan pentingnya faktor humanis dalam merawat pasien agar memberikan dampak yang optimal pada proses penyembuhan secara keseluruhan.

"Ketika pasien merasa didengar, dipahami, dan dirawat dengan empati, hal tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pengalaman maupun hasil perawatan mereka. Karena pada akhirnya, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari teknologi dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas manusia yang hadir di sisi pasien ketika mereka paling membutuhkan pertolongan," sambung Caroline Riady, CEO Siloam International Hospitals.

Di sisi lain, proses untuk meraih sertifikasi internasional ini membutuhkan konsistensi dalam menerapkan metode keperawatan berbasis bukti ilmiah serta penguatan budaya kerja yang kolaboratif.

"Bagi kami, Magnet® bukan sekadar pengakuan dari luar. Ini merupakan pembuktian bahwa keperawatan adalah profesi yang berbasis bukti, kepemimpinan, dan kolaborasi, dengan dampak nyata terhadap pasien. Hasilnya dapat dirasakan secara langsung melalui pelayanan yang semakin konsisten, koordinasi yang semakin baik, dan pengalaman perawatan yang lebih optimal bagi pasien," ungkap Jessi Rahardja, Nursing General Manager Siloam International Hospitals.

Pencapaian bersejarah ini juga disebut sebagai perwujudan nyata dari dedikasi kerja harian seluruh jajaran tenaga perawat yang ada di rumah sakit.

"Kepada seluruh perawat Siloam, pencapaian ini adalah sesuatu yang bersejarah. Namun ini bukanlah puncak dari apa yang mampu Anda lakukan, melainkan cerminan dari dedikasi dan profesionalisme yang Anda hadirkan setiap hari dalam merawat pasien," tambah Jessi Rahardja, Nursing General Manager Siloam International Hospitals.

Siloam juga telah menjalankan investasi jangka panjang melalui penyediaan ekosistem pendidikan yang terintegrasi dengan Universitas Pelita Harapan dan Siloam Training Center untuk terus meningkatkan kompetensi dan kepemimpinan klinis staf mereka.

"Selaras dengan pilar People First, Siloam membangun ekosistem pendidikan yang terintegrasi melalui Fakultas Kedokteran dan Keperawatan Universitas Pelita Harapan, Siloam Training Center, serta berbagai program pengembangan profesional berkelanjutan yang memperkuat kompetensi klinis, kepemimpinan, dan praktik berbasis bukti," tutur Jessi Rahardja, Nursing General Manager Siloam International Hospitals.

Langkah penguatan budaya keunggulan keperawatan ini diproyeksikan untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan berstandar internasional sehingga masyarakat domestik tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

"Karena pada akhirnya, keunggulan layanan kesehatan tidak hanya diukur dari teknologi dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari kualitas manusia yang hadir di sisi pasien setiap hari," tutup Jessi Rahardja, Nursing General Manager Siloam International Hospitals.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author