BKN Pastikan Informasi Pendaftaran CPNS 2026 di Media Sosial Hoaks

Share

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan bahwa sebaran informasi mengenai pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) periode 2026 di berbagai media sosial merupakan berita bohong atau hoaks pada Selasa (19/5).

Masyarakat diimbau untuk waspada karena sejumlah unggahan palsu di Facebook dan TikTok mencatut beberapa kementerian, seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, hingga Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan menyertakan tautan formulir digital ilegal yang berpotensi menjadi modus pencurian data pribadi.

Kementerian Keuangan melalui Biro Komunikasi dan Layanan Informasi secara tertulis membantah klaim pembukaan pendaftaran CPNS Bea Cukai untuk lulusan SLTA hingga S1 tersebut.

"Berita yang beredar mengenai pembukaan pendaftaran CPNS Bea Cukai pada tanggal tersebut merupakan berita hoaks," tulis penjelasan resmi Kemenkeu.

Pihak kementerian meminta warga agar tetap berhati-hati terhadap penawaran lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan lingkungan Kementerian Keuangan.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh memberikan konfirmasi resmi mengenai status seleksi nasional yang menegaskan bahwa proses tersebut belum berjalan.

"Belum ada pembukaan tes CPNS. Itu hoaks ya," tegas Zudan.

Pihak BKN mengingatkan masyarakat untuk selalu memverifikasi validitas informasi melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id atau situs resmi kementerian terkait.

Peringatan serupa juga disampaikan oleh Kementerian Agama menyusul beredarnya tautan pendaftaran palsu yang meminta identitas KTP dan nomor Telegram aktif.

"Jangan sampai tertipu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan nama Kemenag untuk kepentingan pribadi," kata Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag Wawan Djunaedi.

Meskipun informasi yang beredar saat ini dipastikan palsu, rencana rekrutmen resmi untuk formasi tertentu di masa depan memang telah dipersiapkan oleh pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya menyatakan terdapat rencana pembukaan seleksi untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan kuota sekitar 380 formasi khusus bagi lulusan SMA atau sederajat.

"Di Kementerian Keuangan, dalam waktu dekat kita akan membuka rekrutmen di Bea Cukai untuk 380 lulusan SMA. Sudah tertunda beberapa bulan, jadi saya minta segera dieksekusi," ujar Menkeu.

Berdasarkan laporan Kementerian Komunikasi dan Digital, modus konten tiruan ini sengaja dibuat menyerupai informasi resmi dengan mengarahkan pelamar ke situs gratisan di luar domain pemerintah.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
rizka-amelia-kusuma
Author