Rusia Rudal Ibu Kota Ukraina Sembilan Orang Tewas
Serangan rudal dan drone secara besar-besaran diluncurkan oleh militer Rusia ke wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Senin (6/7) dini hari hingga menyebabkan sedikitnya sembilan orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dilansir dari Detikcom.
Gempuran udara tersebut mengakibatkan kerusakan luas pada infrastruktur sipil, termasuk sejumlah bangunan apartemen bertingkat di beberapa distrik. Berdasarkan laporan Reuters dan Anadolu Agency, operasi penyelamatan oleh petugas setempat masih terus berjalan di lokasi-lokasi terdampak.
Kepala administrasi militer kota Kyiv, Tymur Tkachenko, menyampaikan bahwa korban meninggal dunia sejauh ini teridentifikasi di beberapa titik, termasuk korban yang dievakuasi dari puing-puing bangunan yang hancur. Sekitar 24 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat runtuhnya struktur bangunan.
"Rusia sekali lagi dengan sengaja menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil," sebut Mykola Kalashnyk, Gubernur wilayah Kyiv.
Sementara itu, upaya evakuasi intensif dilakukan di beberapa distrik yang mengalami kerusakan parah, seperti di wilayah Darnytskyi dan Podilskyi, di mana warga sempat terjebak di dalam bangunan apartemen yang terbakar.
"Dari sebuah bangunan di distrik Podilskyi, lokasi sebagian bangunan runtuh, para petugas penyelamat mengevakuasi 15 orang. Tiga wanita dan oke-oke enam anak-anak diturunkan dari lantai atas," kata Vitali Klitschko, Wali Kota Kyiv.
Rentetan ledakan hebat terdengar di seluruh penjuru kota saat sistem pertahanan udara Ukraina berusaha melumpuhkan drone dan rudal yang datang. Otoritas setempat menyatakan bahwa pendataan korban dan kerusakan masih terus dilakukan seiring proses pembersihan puing yang masih berlangsung.