Alvaro Arbeloa Mundur dari Posisi Pelatih Kepala Real Madrid

Share

Alvaro Arbeloa mengonfirmasi keputusan untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih kepala Real Madrid menjelang pertandingan pamungkas La Liga melawan Athletic Bilbao di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu (24/5) dini hari WIB.

Keputusan tersebut mengakhiri masa kepemimpinan singkat Arbeloa selama empat bulan sejak Januari lalu setelah menggantikan Xabi Alonso yang dipecat manajemen klub pada awal musim.

Dilansir dari goal.com, pengunduran diri ini terjadi setelah Real Madrid dipastikan menyudahi musim 2026 tanpa raihan trofi akibat tersingkir dari perempat final Liga Champions oleh Bayern Munich dan kalah persaingan di La Liga dari Barcelona.

Bersamaan dengan restrukturisasi tim, manajemen Los Blancos dilaporkan tengah bersiap melakukan evaluasi besar-besaran dan santer dikabarkan segera memulangkan Jose Mourinho ke posisi manajer mulai pekan depan.

"Semoga ini hanya 'sampai jumpa lagi' karena saya selalu menganggap ini sebagai rumah saya," kata Arbeloa dalam konferensi pers menjelang pertandingan terakhirnya sebagai pelatih.

Arbeloa menegaskan bahwa dirinya memilih untuk berpisah sepenuhnya dari klub alih-alih kembali menangani tim Madrid B atau akademi demi membidik peluang baru di luar Santiago Bernabeu.

"Saya telah menjadi bagian dari Real Madrid selama 20 tahun dalam berbagai peran, and saya akan selalu menganggapnya sebagai rumah saya. Jelas bahwa ini akan menjadi pertandingan terakhir saya musim ini sebagai pelatih Real Madrid, tetapi saya tidak tahu apakah ini akan menjadi yang terakhir dalam hidup saya sebagai pelatih Real Madrid," kata Arbeloa.

Mantan bek timnas Spanyol tersebut menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran direksi, termasuk presiden klub serta Jose Angel, atas kesempatan yang diberikan di tim utama.

"Saya meninggalkan Madrid dengan rasa syukur yang mendalam kepada para pemain saya. Mereka telah membuat saya menjadi lebih baik, memungkinkan saya menikmati setiap hari, mengajarkan saya begitu banyak hal, dan menjadikan saya pelatih yang lebih baik hari ini daripada saat 12 atau 13 Januari lalu," kata Arbeloa.

Ia juga membantah spekulasi media terkait peluang dirinya masuk ke dalam jajaran staf kepelatihan baru seandainya Jose Mourinho resmi ditunjuk kembali oleh manajemen.

"Saya tidak di sini untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan," kata Arbeloa.

Arbeloa menilai bahwa mantan pelatihnya tersebut sudah memiliki tim pendukung yang kompeten sehingga kerja sama baru di Madrid tidak akan terjadi.

"Dalam kasus Mou, saya pikir dia memiliki staf pelatih yang fantastis, sama hebatnya dengan dirinya, dan saya pikir dia dikelilingi oleh orang-orang yang tepat. Jika dia datang ke Real Madrid, dia akan melakukannya bersama staf pelatihnya, sebagaimana mestinya. Tidak ada kemungkinan saya bisa menjadi bagian dari itu," kata Arbeloa.

Untuk pertandingan penutup, babelinsight.id melaporkan Real Madrid kehilangan Vinicius Junior yang dipanggil tim nasional Brasil untuk persiapan Piala Dunia 2026, serta Rodrygo, Arda Guler, Eder Militao, dan Ferland Mendy akibat cedera.

Namun, kapten Federico Valverde dipastikan pulih dari cedera kepala untuk menghadapi Athletic Bilbao yang juga kehilangan pilar penting seperti Nico Williams, Oihan Sancet, dan Yuri Berchiche.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author