Taste Atlas Rilis 4 Makanan Tapioka Indonesia yang Masuk Top 10 Terbaik Dunia

Share

Situs ensiklopedia makanan Taste Atlas merilis daftar 17 makanan berbahan dasar tepung tapioka terbaik di dunia untuk tahun 2026. Pemeringkatan ini dihimpun dari penilaian audiens melalui mekanisme sistem khusus.

Hingga 17 Juni 2026, tercatat sebanyak 1.000.987 penilaian masuk ke sistem Taste Atlas. Dari total tersebut, sebanyak 657.348 suara dinyatakan sah oleh sistem.

Kabar membanggakan datang dari kuliner nusantara yang dilansir dari Detik Food. Dari sepuluh besar peringkat teratas makanan tapioka terbaik, empat di antaranya merupakan makanan tradisional khas Indonesia.

Tepung tapioka atau aci merupakan bahan pengental dan dasar kudapan yang diekstrak dari umbi singkong. Bahan ini lazim diandalkan dalam berbagai resep kuliner tradisional lintas negara.

1. Pempek (Peringkat 2)

Pempek khas Palembang menduduki urutan kedua dengan perolehan nilai 4.3. Hidangan ini memadukan ikan giling dengan tepung tapioka, meski sebagian pembuatnya kerap menggunakan tepung sagu.

Taste Atlas menuliskan narasi sejarah pempek yang bermula dari kejenuhan seorang warga senior Palembang terhadap olahan ikan goreng konvensional. Ia memikirkan inovasi mencampur daging ikan giling dengan tapioka lalu menggorengnya.

Kuliner ini awalnya dijajakan dengan bersepeda keliling kampung secara sederhana. Seiring mobilitas perantau asal Palembang, kedai pempek mulai menjamur di berbagai kota besar hingga diakui kelezatannya.

Varian pempek terus berevolusi dari sekadar lenjer dan bulat menjadi bentuk kapal selam, kulit, keriting, hingga pistel. Hidangan ini wajib disajikan bersama cuko, kuah kental bercita rasa manis, pedas, asam, dan gurih.

2. Bakso Solo (Peringkat 5)

Bakso Solo menempati posisi kelima dengan raihan nilai 3.9. Kuliner asal Surakarta ini memanfaatkan kombinasi daging sapi murni dan tepung tapioka sebagai bahan utamanya.

Perpaduan komposisi tersebut menghasilkan tekstur bakso yang kenyal sekaligus lembut. Sajian ini dihidangkan bersama kuah kaldu sapi jernih hasil rebusan tulang yang kaya bumbu bawang, merica, dan pala.

Satu porsi bakso Solo biasanya dilengkapi dengan tambahan bihun atau mi kuning. Hidangan hangat ini menjadi salah satu makanan penenang favorit bagi masyarakat Indonesia.

3. Kue Lapis (Peringkat 8)

Kue lapis terpilih menjadi salah satu kudapan manis tradisional terbaik dengan mengantongi nilai 3.8. Penamaan kue ini merujuk pada visualisasi lapisannya yang bertumpuk.

Proses pembuatannya melibatkan adonan yang dikukus secara bertahap lapis demi lapis sebelum dipotong kotak. Kudapan ikonik bertekstur kenyal ini memadukan tepung tapioka, tepung beras, santan, gula, dan pewarna alami.

4. Bakwan Malang (Peringkat 9)

Bakwan Malang menutup daftar sepuluh besar di peringkat kesembilan dengan perolehan nilai 3.8. Sejarah panjang hidangan ini mencerminkan dinamika tradisi kuliner di Kota Malang.

Berdasarkan informasi dari wiratech.co.id pada 5 Juli 2026, resep bakwan Malang terus dimodifikasi dari camilan praktis menjadi hidangan kompleks. Isiannya terdiri dari bakso sapi, bakso goreng, siomay, tahu, pangsit, dan mi.

Taste Atlas menjelaskan bahwa penamaan 'bakwan' pada hidangan ini merujuk pada kesatuan komponen bakso, bukan gorengan sayur. Seluruh isian diguyur kuah kaldu sapi berempah yang gurih dari rebusan tulang dan jeroan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author