7 Tanda Pacaran Cuma Cari Validasi, Bukan Cinta Tulus
Published
·
4 Reads
Banyak orang mengira menjalin hubungan semata-mata karena cinta. Padahal, tidak sedikit yang berpacaran hanya untuk mendapatkan validasi atau pengakuan dari orang lain, terutama dari pasangan. Berikut tujuh tanda kamu mungkin sedang menjalin hubungan karena alasan yang keliru, bukan karena cinta yang tulus:
- Lebih mementingkan status punya pasangan daripada mengenal sosoknya — Jika kamu lebih senang dengan status memiliki pasangan dibanding benar-benar mengenal dan menghargai dirinya, bisa jadi yang sebenarnya kamu cari adalah validasi. Menurut Moe Ari Brown, terapis di Hinge, seseorang sebaiknya melihat pasangan sebagai pribadi yang utuh.
- Hubungan terasa menyenangkan saat bersama, tetapi hambar ketika berjauhan — Psikolog klinis Sabrina Romanoff menyebut kondisi ini sebagai performative compatibility, yaitu kecocokan yang muncul karena situasi tertentu, bukan karena kedekatan emosional yang benar-benar terbangun.
- Terlalu cepat membuka semua cerita pribadi — Bersikap terbuka yang dilakukan terlalu cepat bisa menjadi bentuk oversharing, bahkan berujung pada love bombing atau trauma dumping. Tanpa fondasi kepercayaan yang kuat, hubungan tersebut sulit berkembang secara sehat.
- Terus menghubungi pasangan, tetapi menghindari komitmen — Orang yang digerakkan oleh ego cenderung mempertahankan perhatian orang lain tanpa benar-benar berniat membangun hubungan yang serius atau membicarakan masa depan.
- Kadang sangat perhatian, lalu tiba-tiba menghilang tanpa kabar — Perilaku ini biasanya muncul saat sedang bosan, kesepian, atau membutuhkan perhatian. Jika seseorang benar-benar ingin membangun hubungan, usahanya akan lebih konsisten.
- Memberikan perhatian yang sama kepada banyak orang — Alih-alih fokus mengenal satu orang, kamu justru menjaga komunikasi dengan banyak orang sekaligus sehingga mereka menjadi cadangan. Psikoterapis Danielle Madonna menilai perilaku ini merupakan tanda seseorang haus akan validasi.
- Lebih menikmati proses mengejar daripada menjalani hubungan — Jika kamu kehilangan minat setelah orang tersebut membalas perasaanmu, itu merupakan tanda bahwa motivasi utamanya adalah mendapatkan rasa ingin diinginkan dan validasi, bukan membangun koneksi yang mendalam.
Follow publika.id on Google News
Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author