Polisi Tangkap Pengendara Ninja Pemukul Pemotor di Jagakarsa
Aparat Kepolisian Sektor Jagakarsa menangkap seorang pengendara motor Kawasaki Ninja berinisial FRS (37) yang diduga melakukan aksi pemukulan terhadap pemotor lain di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (5/7/2026).
Penangkapan ini dilakukan setelah video aksi kekerasan di jalanan tersebut viral di media sosial, yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Seperti dilansir dari Detikcom, pelaku diamankan oleh petugas di kediamannya yang berlokasi di wilayah Cipedak, Jakarta Selatan.
"Sudah (ditangkap)," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Minggu (5/7/2026).
Petugas kepolisian langsung membawa pria berusia 37 tahun tersebut untuk menjalani pemeriksaan intensif guna menggali motif di balik penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban.
"(Ditangkap) di rumahnya, Cipedak. Inisial FRS usia 37 tahun," ucap Kompol Nurma Dewi.
Hingga saat ini, pihak penyidik Polsek Jagakarsa masih melakukan proses pengambilan keterangan dan menyusun Berita Acara Pemeriksaan terhadap pelaku.
"Masih di BAP," tutur Kompol Nurma Dewi.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, aksi dugaan penganiayaan bermula saat korban yang tengah berkendara di jalan diintai dan diikuti oleh FRS yang menunggangi Kawasaki Ninja berwarna hijau sembari menggeber gas motornya. Korban yang merasa terintimidasi kemudian mempertanyakan aksi pemukulan yang menimpa dirinya kepada pelaku.
"Sumpah gua ditampol sama orang. Lu ngapa, Bang?" ujar korban.
Pelaku yang berada di atas motornya kemudian menanggapi pertanyaan korban dengan nada tinggi.
"Ya udah video call bokap lu," jawab pemotor Ninja.
Korban yang merasa tidak berbuat salah terus mendesak pelaku untuk memberikan alasan di balik tindakan kekerasan fisik yang diterimanya di jalan raya tersebut.
"Kenapa? Ya kenapa mukul? Masalahnya apa?" tanya korban.
FRS justru merespons pertanyaan tersebut secara agresif dan kembali melayangkan pukulan ke arah kepala korban beberapa kali.
"Lu emang gua tampol? Emang kenapa kalau gua tampol?" ucap pemotor Ninja.
Korban mengaku tidak mengetahui alasan mendasar yang memicu kemarahan pria tersebut dan mencoba kembali menanyakan letak kesalahannya.
"Ya masalahnya apa, Bang?" tanya korban lagi.
Mendengar pertanyaan berulang dari korban, pengendara motor Ninja itu justru menantang korban untuk membuka pelindung kepalanya.
"Buka dulu helm lo, lu nggak kenal sama gua? Ayo," jawab pemotor Ninja.
Lantaran enggan memperpanjang perselisihan di jalanan, korban memilih untuk menyudahi perdebatan dan langsung bergegas pergi meninggalkan lokasi.
"Gua mau kerja, Bang," jawab korban.