Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Menurun Drastis

Share

Jumlah kapal yang berlayar melalui Selat Hormuz di sepanjang pantai Oman dilaporkan menurun drastis pada Minggu, 5 Juli 2026. Penurunan ini terjadi sehari setelah beberapa kapal yang keluar dari rute tersebut tiba-tiba berbalik arah akibat upaya Iran mempertahankan kendali jalur air. Dilansir dari Bloombergtechnoz, penurunan ini menggarisbawahi situasi keamanan yang belum stabil di jalur perairan strategis tersebut.

Satu kapal tanker produk sempat berbalik arah pada Sabtu sebelum akhirnya melakukan upaya baru melewati semenanjung Musandam di Oman. Data dari Kpler menunjukkan hanya ada 19 kapal yang melintasi Selat Hormuz ke kedua arah pada Sabtu. Dari jumlah tersebut, hanya satu kapal yang secara terbuka menandakan pelintasannya menuju selat melalui pantai Oman, berbeda dengan hari Jumat yang mencapai 13 kapal.

Selama periode Jumat hingga Sabtu, tercatat sedikitnya delapan kapal memilih berbalik arah saat berlayar di rute Oman. Empat kapal di antaranya dilaporkan melanjutkan perjalanan ke utara menuju rute Iran untuk meninggalkan selat.

Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait perubahan arah mendadak tersebut, meskipun kelompok penghubung angkatan laut belum memberikan komentar. Iran berulang kali menegaskan bahwa kapal-kapal hanya boleh melintas melalui rute yang diizinkan oleh pihaknya. Selama masa perang, sejumlah kapal yang mencoba meninggalkan Teluk Persia melaporkan adanya peringatan via komunikasi radio dari pasukan Iran agar tidak melanjutkan perjalanan tanpa izin Teheran. Iran bahkan sempat menembaki beberapa kapal yang tetap nekat melintas.

Perusahaan kapal tanker kini terus menghadapi situasi pembukaan kembali Selat Hormuz yang tidak menentu. Kesediaan armada kapal untuk mengambil risiko di jalur sempit ini menjadi faktor krusial bagi normalisasi pasar minyak dunia setelah krisis bersejarah selama empat bulan.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
nadia-fitria-ramadhani
Author