KAI Temukan Bayi di Toilet Kereta Sancaka Relasi Jogja-Surabaya
Petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) menemukan seorang bayi di dalam toilet KA Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya pada Sabtu (3/7) sekitar pukul 07.20 WIB. Penemuan tersebut langsung ditangani oleh pihak berwenang agar kondisi kesehatan bayi tetap terjaga selama proses evakuasi berlangsung.
Penemuan ini pertama kali diketahui saat kereta sedang dalam perjalanan menuju Surabaya, sebagaimana dilansir dari Detik Travel. Petugas yang berada di atas kereta segera melaporkan kejadian tersebut kepada Pusat Pengendalian Pelayanan untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak manajemen KAI Daop 6 Yogyakarta memberikan konfirmasi resmi mengenai kondisi sang bayi. Petugas langsung bergerak cepat melakukan tindakan pemenuhan kebutuhan dasar sesaat setelah penemuan di dalam gerbong eksekutif tersebut.
"Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga," kata Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.
Langkah selanjutnya yang diambil oleh petugas adalah mengamankan bayi tersebut ke stasiun terdekat. Koordinasi dilakukan secara cepat dengan fasilitas kesehatan yang tersedia di lokasi pemberhentian berikutnya.
"Petugas di atas KA menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan yang langsung berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan," kata Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.
Setelah KA Sancaka 84B tiba di Stasiun Solo Balapan, bayi tersebut langsung diturunkan untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Kereta api kemudian melanjutkan perjalanan komersialnya menuju tujuan akhir.
"Selanjutnya, di Pos Kesehatan Solo Balapan, petugas KAI melakukan observasi oleh Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo," ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.
Proses hukum terkait pembuangan bayi ini kini sedang berjalan. Pihak KAI menegaskan komitmennya untuk membantu aparat kepolisian dalam melacak orang tua yang membuang bayi tersebut.
"Tim KAI kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Banjarsari. Saat ini bayi tersebut sudah dalam penanganan kepolisian dan RS Bhayangkara. KAI Daop 6 Yogyakarta akan mendukung penuh proses yang dibutuhkan dalam penanganannya sesuai prosedur yang berlaku," kata Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.
Penyelidikan intensif saat ini tengah diupayakan oleh pihak internal KAI bersama dengan penyidik kepolisian. Penelusuran dilakukan melalui rekaman pertanggungjawaban penumpang dan pengawasan di stasiun keberangkatan.
"Koordinasi dan penelusuran bersama kepolisian terus berjalan. KAI Daop 6 Yogyakarta akan berkolaborasi dengan pihak berwenang dan membantu dukungan yang dibutuhkan sesuai prosedur yang berlaku," kata Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Jogja.