Persijap Jepara Siap Menggagalkan Pesta Juara Persib Bandung di GBLA

Share

Persijap Jepara mengusung misi besar untuk menggagalkan pesta juara Persib Bandung dalam laga pamungkas Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu, 23 Mei 2026 sore WIB, yang sempat diguyur hujan deras menjelang pertandingan.

Pertandingan penentuan ini sangat krusial bagi Maung Bandung yang saat ini memimpin klasemen dengan 78 poin dari 33 laga, unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda. Skuad asuhan Bojan Hodak hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara berturut-turut karena keunggulan head-to-head.

Meskipun demikian, tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menahan imbang Borneo FC tanpa gol pada pekan sebelumnya. Persijap menegaskan tidak akan membiarkan tuan rumah menang mudah dan siap memberikan perlawanan maksimal demi menutup musim dengan hasil positif.

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos menegaskan bahwa timnya akan bermain lepas tanpa tekanan namun tetap disiplin untuk menunjukkan karakter aslinya.

"Kami tahu pertandingan ini sangat penting dalam perebutan gelar juara," ujar Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Pihak manajemen Laskar Kalinyamat juga menyatakan potensi kejutan yang bisa dihadirkan oleh tim underdog dalam menentukan arah trofi musim ini.

"Tapi fokus kami tetap sama, yaitu bermain disiplin, menunjukkan karakter tim, dan memberikan perlawanan terbaik. Persijap datang tanpa tekanan, tetapi dengan motivasi besar untuk menutup musim dengan hasil positif," lanjut Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Ketangguhan lini pertahanan Persijap, termasuk performa gemilang kiper Muhammad Ardiansyah, diprediksi akan menyulitkan agresivitas serangan Maung Bandung dalam pertandingan bertensi tinggi tersebut.

"Persijap datang tanpa tekanan dan berpotensi kembali membuat kejutan di laga penutup musim," tulis pernyataan resmi klub Persijap Jepara.

Atmosfer di dalam stadion dipastikan tetap semarak oleh ribuan Bobotoh yang siap merayakan momen bersejarah, walaupun cuaca buruk sempat melanda area GBLA sejak tiga jam sebelum sepak mula.

"Laga di Gelora Bandung Lautan Api diprediksi berlangsung dengan tensi tinggi. Persib membutuhkan hasil untuk mengamankan gelar juara, sementara Persijap ingin membuktikan bahwa tim underdog juga bisa menentukan arah perebutan trofi musim ini," tulis pernyataan resmi klub Persijap Jepara.

Dilansir dari KOMPAS.com, hujan lebat disertai petir membuat para suporter yang hadir harus berlindung di bawah atap stadion, dengan sebagian besar di antaranya telah mengantisipasi menggunakan ponco plastik biru.

Seorang pendukung dari Viking Lady menyatakan bahwa kondisi cuaca sama sekali tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyaksikan tim kesayangannya mencetak sejarah.

"Hujan ini tidak mematahkan semangat kami untuk menyaksikan sejarah langsung di rumah kami, " ujar Euis, pendukung Viking Lady.

Apabila Persib menelan kekalahan dari Persijap dan pada saat bersamaan Borneo FC berhasil menaklukkan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, maka trofi juara dipastikan akan berpindah tangan ke Kalimantan Timur.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
annisa-nur-fadhilah
Author