Youri Baas Ungkap Adaptasi Taktik dan Latihan Intensif Skuad Ajax

Share

Bek Ajax Amsterdam Youri Baas menyoroti metode latihan fisik intensif ala Spanyol serta penyesuaian gaya bermain menyerang yang diterapkan oleh pelatih baru, Míchel, usai melakoni laga uji coba pramusim pertama.

Dilansir dari Ajax Life dan VoetbalPrimeur pada Sabtu, 4 Juli 2026, Ajax menelan kekalahan 1-3 dari Panathinaikos dalam pertandingan persahabatan tersebut. Baas menyampaikan bahwa jajaran staf kepelatihan yang baru memberikan impresi pertama yang segar meski menerapkan pola latihan yang berbeda.

"Goed, fris, maar wel een andere manier van trainen en conditioneel trainen. Voestal qua lopen, ik heb gehoord dat het echt Spaans is en niet typisch Nederlands," ujar Youri Baas saat diwawancarai VoetbalPrimeur.

Pemain berusia 23 tahun tersebut menjelaskan lebih lanjut mengenai fokus menu latihan yang dijalani oleh skuad Ajax saat ini.

"Het zijn meer conditionele vormen," kata Youri Baas.

Menurutnya, porsi latihan pengondisian fisik tersebut tetap dikombinasikan dengan latihan menggunakan bola dalam intensitas yang tinggi.

"Dat weet ik niet. Alleen, je merkt dit jaar wel dat het intensief is. Het zijn vaak ook twee sessies op een dag, dus dat is wel goed," tutur Youri Baas mengenai perbedaan dengan musim lalu.

Baas menegaskan bahwa peningkatan intensitas ini murni bagian dari rencana matang yang dibawa oleh sang pelatih baru beserta stafnya.

"Ik denk dat hij gewoon zijn eigen ding doet en dat hij met zijn eigen mensen een plan heeft. Daar zijn we mee bezig," ucap Youri Baas.

Terkait komunikasi di lapangan, Baas mengonfirmasi bahwa Míchel dan para asistennya menggunakan bahasa Inggris dengan cukup baik.

"Volgens mij heeft hij ook Engelse lessen en het gaat gewoon prima," ungkap Youri Baas.

Ia menambahkan bahwa seluruh asisten pelatih juga mampu berkomunikasi secara memadai di atas lapangan sepak bola.

"Soms moet Míchel het even twee keer vertellen bij trainingsvormen, alleen op het veld merk je dat je een andere taal spreekt dan als je met elkaar een normaal gesprek voert," jelas Youri Baas.

Meskipun belum mengenal karakter personal sang pelatih secara mendalam, Baas melihat antusiasme yang besar dari pria asal Spanyol tersebut.

"We kennen hem noch niet supergoed, maar hij komt over als iemand die veel passie heeft. Hij leeft echt voor het spelletje. Dat is wat ik er nu over kan zeggen," kata Youri Baas.

Dalam wawancara terpisah dengan Ajax Life, Baas mengakui bahwa tim masih membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan pakem taktis baru.

"Hij is iemand die heel aanvallend wil spelen, het liefst met druk vooruit. Míchel geeft heel veel informatie," tutur Youri Baas.

Baas menilai kekurangan yang terlihat pada pertandingan pertama merupakan hal yang wajar dalam proses pembelajaran tim.

"Je kon wel zien dat dit onze eerste wedstrijd was. Eigenlijk is het goed dat niet alles perfect gaat, want daar leren we van. Dat heeft tijd nodig. Dat is altijd zo met een nieuwe trainer," papar Youri Baas.

Ketika ditanya mengenai masa depannya di klub dan kemungkinan adanya transfer, bek sentral ini menegaskan fokusnya saat ini adalah mengembalikan kebugaran fisik.

"I ben gewoon hier en wil hartstikke fit worden," tegas Youri Baas.

Ia pun menyerahkan segala kemungkinan mengenai kelanjutan kariernya kepada situasi yang akan berjalan nanti.

"Dan zien we het wel. Of ik de ambitie heb om een stap te maken? Dat weet ik niet. We gaan wel zien hoe het loopt," pungkas Youri Baas.

Terakhir, Baas memberikan tanggapan positif mengenai rumor kembalinya mantan pemain senior Ajax, Daley Blind, ke Amsterdam.

"Daley is niet alleen een hele goede speler, maar je kan ook veel van hem leren," puji Youri Baas.

Baas yang pernah bermain bersama Blind di musim pertamanya menganggap kehadiran pemain berpengalaman tersebut akan sangat membantu tim.

"Daar leer je heel veel van. Zeker als je op dezelfde positie voetbalt. En hij kan alles vertalen, haha," tutup Youri Baas merujuk pada kendala bahasa Spanyol di dalam klub.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author