Alexandra Eala Tumbangkan Iga Swiatek di Babak Ketiga Wimbledon 2026

Share

Petenis asal Filipina, Alexandra Eala, mencetak sejarah baru setelah berhasil menumbangkan juara bertahan Iga Swiatek dalam babak ketiga turnamen Grand Slam Wimbledon 2026.

Kekalahan mengejutkan ini membawa dampak besar bagi Swiatek yang harus kehilangan 1.870 poin dan terlempar dari posisi lima besar dalam peringkat WTA. Berdasarkan laporan dari puntodebreak.com, Swiatek setidaknya akan merosot ke peringkat keenam dunia, bahkan posisinya berisiko turun lebih jauh tergantung pada hasil pertandingan pemain lain seperti Amanda Anisimova, Karolina Muchova, Marta Kostyuk, Linda Noskova, atau Naomi Osaka.

Hasil ini memperpanjang catatan paceklik gelar Grand Slam bagi Swiatek selama satu tahun penuh, di tengah meningkatnya tekanan media di Polandia serta perombakan tim kepelatihan yang belum membuahkan hasil optimal.

Di sisi lain, pencapaian Alexandra Eala yang menjadi petenis Filipina pertama yang menembus babak 16 besar Grand Slam di Wimbledon langsung mendapat apresiasi tinggi dari pemerintahnya. Dilansir dari manilatimes.net, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyampaikan ucapan selamat secara langsung dari Vancouver, Kanada.

"she really is becoming a true inspiration especially for younger Filipinos." puji Ferdinand Marcos Jr., Presiden Filipina.

Marcos Jr. juga menilai bahwa performa Eala menunjukkan kualitas kelas dunia mengingat ketatnya persaingan di turnamen legendaris seperti Wimbledon.

"Tennis does not operate at a higher level than Wimbledon so she's really world-class She's terrific. If you remember when she first started winning, I said she's just getting started. Well, you can see, turns out I was right. She's just getting started," tambah Ferdinand Marcos Jr., Presiden Filipina.

Kepala negara Filipina tersebut menegaskan bahwa seluruh masyarakat negaranya memberikan dukungan penuh atas perjuangan Eala di turnamen ini.

"It was a great result. Congratulations, Alex. Keep it up.

We'll all be here. The whole Filipino nation is cheering you on. We know that you are fighting for making proud and bringing luster and honor to the Philippines.

Keep going, keep going, keep going. We are behind you," tutur Ferdinand Marcos Jr., Presiden Filipina.

Kemenangan bersejarah Eala atas Swiatek ini sekaligus mengubah peta persaingan tunggal putri, di mana Elena Rybakina dan Aryna Sabalenka kini semakin memperkuat posisi mereka untuk memimpin sirkuit tenis dunia.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author