Madonna Kritik Penggunaan Kecerdasan Buatan di Industri Musik

Share

Penyanyi legendaris Madonna mengkritik keras peningkatan penggunaan kecerdasan buatan (AI) serta sistem algoritma dalam industri musik modern saat ini. Kritik tersebut disampaikan sang diva dalam sesi wawancara bersama Vogue Italia yang dilansir dari Detikcom pada Sabtu (4/7/2026).

Ketergantungan pada teknologi modern tersebut dinilai telah mengikis esensi fundamental dari proses kreatif seorang musisi. Madonna memandang bahwa menyerahkan proses pembuatan karya seni kepada teknologi kecerdasan buatan merupakan sebuah langkah mundur bagi ekosistem industri kreatif.

Kondisi industri saat ini dinilai berbanding terbalik dengan situasi pada masa awal kariernya, ketika para seniman dari berbagai disiplin ilmu masih aktif melakukan kolaborasi secara langsung dan murni.

"Dulu, kamu dikelilingi oleh para pelukis, musisi, penari, dan seniman di satu tempat, lalu saling bekerja sama dari tempat yang sangat murni demi satu sama lain," kata Madonna, penyanyi internasional.

Pergeseran fokus industri musik yang kini lebih mengutamakan angka statistik performa digital daripada kualitas karya juga menjadi sorotan tajam sang pelantun lagu populer tersebut. Penilaian keberhasilan seorang musisi saat ini dianggap terlalu bertumpu pada jumlah pengikut di media sosial maupun data pemutaran digital.

"Saya sangat menghargai pengalaman itu. Hari ini, kamu tidak lagi melakukan hal seperti itu. Sekarang, untuk mendapatkan kontrak rekaman, kamu justru harus memikirkan seberapa banyak jumlah pengikut yang Anda miliki," sambung Madonna.

Tekanan dari tuntutan angka statistik tersebut dinilai berdampak buruk karena membuat banyak musisi baru kehilangan keberanian untuk bereksperimen. Peraih penghargaan Grammy Awards ini menegaskan bahwa karya seni autentik hanya bisa lahir dari keberanian mengambil risiko, bukan lewat kalkulasi mekanis algoritma.

"Itulah mengapa dalam lagu Bring Your Love, aku bilang, 'Jangan mencoba mengalihkan perhatian aku dengan angka-angka'. Bagiku, sejak awal karier, aku tidak pernah memikirkan tangga lagu ataupun angka-angka streaming," tutur Madonna.

Sebagai bentuk konsistensi menjaga orisinalitas dalam berkarya, musisi senior ini memilih untuk membatasi diri dari berbagai distraksi teknologi modern, termasuk penggunaan media sosial. Langkah tersebut diambil guna memberikan ruang bagi imajinasinya untuk berkembang di tengah ekosistem yang serba digital.

"Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari mengambil risiko, dan bagi aku itu adalah kebalikan dari membuat karya seni," imbuh Madonna.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
yoga-prasetyo-nugroho
Author