Timnas Indonesia U-17 Hadapi Malaysia dalam Garuda Championship 2026

Share

Timnas Indonesia U-17 menjamu Timnas Malaysia U-17 dalam pertandingan persahabatan bertajuk Garuda Championship Series 2026 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 20.00 WIB. Laga internasional perdana ini disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi Indosiar dan platform streaming Vidio.

Pertandingan ini menjadi momen debut bagi juru taktik baru Indonesia asal Portugal, David Nascimento, yang resmi menggantikan posisi Kurniawan Dwi Yulianto. Di jajaran kepelatihan, Nascimento dibantu oleh Ahmad Bustomi dan Simon Tahamata sebagai asisten, Muhamad Alimudin selaku pelatih fisik, Taufik Nur Hidayat sebagai video analis, serta pelatih kiper Arief Priyadhi.

Rangkaian uji coba ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan kedua tim menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027 yang akan bergulir pada November 2026. Laga melawan Malaysia juga mengusung misi evaluasi total bagi Garuda Muda setelah mencatatkan hasil buruk di Piala AFF U-17 dan Piala Asia U-17 sepanjang tahun 2026.

Persiapan intensif selama satu minggu telah dijalani oleh penggawa Merah Putih di Solo sebelum menghadapi rival serumpun mereka.

"Ini adalah pertandingan internasional pertama bagi para pemain kami, sehingga kami membutuhkan lebih banyak laga seperti ini untuk mengetahui sejauh mana perkembangan tim," ujar David Nascimento, Pelatih Timnas Indonesia U-17 sebagaimana dilansir dari bola.kompas.com.

Pelatih berusia 60 tahun tersebut mengapresiasi kerja keras para pemainnya yang menunjukkan grafik performa positif selama masa pemusatan latihan di Jawa Tengah.

"Kami senang karena memiliki satu pekan persiapan yang bagus di Solo. Kami memanfaatkannya untuk mempersiapkan tim sebaik mungkin menghadapi pertandingan besok," tambah David Nascimento.

Mantan asisten pelatih AZ Alkmaar ini menegaskan bahwa talenta individu para pemain muda Indonesia masih membutuhkan tempaan kompetisi yang kompetitif.

"Mereka membutuhkan waktu, pengalaman, dan tentu saja lebih banyak pertandingan," kata David Nascimento.

Nascimento menggarisbawahi pentingnya jam terbang internasional bagi kematangan skuad muda Indonesia sebelum terjun ke turnamen resmi Asia.

"Itulah mengapa kami ingin memberi mereka sebanyak mungkin kesempatan bertanding agar semakin siap menghadapi tantangan ke depan," ucap David Nascimento.

Di sisi lain, ia juga memberikan pandangan realistis mengenai kesiapan tim lawan yang dianggap memiliki kesinambungan program pembinaan lebih baik.

"Seperti yang Anda ketahui, proyek pengembangan pemain di Malaysia dimulai lebih awal. Program ini sudah berjalan sejak tahun lalu, sehingga para pemain mereka memiliki pengalaman lebih banyak dibandingkan kami," ujar David Nascimento.

Kendati demikian, juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut memastikan anak asuhnya tidak akan gentar dan siap memberikan perlawanan maksimal di hadapan pendukung sendiri.

"Kami akan berusaha menunjukkan performa terbaik," tegas David Nascimento.

Mengenai strategi dan susunan pemain inti untuk laga pertama, sang pelatih mengisyaratkan tidak akan melakukan perombakan massal pada komposisi tim yang sudah ada.

"Mungkin akan ada satu atau dua perubahan, tetapi tidak banyak. Kami memiliki kelompok pemain yang bagus dan tidak ingin melakukan perubahan besar," kata David Nascimento.

Nascimento menilai fondasi skuad saat ini sudah cukup solid berkat program latihan yang telah dilewati bersama secara konsisten.

"Menurut saya, mereka sudah menunjukkan perkembangan yang baik sehingga tidak perlu terlalu banyak pergantian," ungkap David Nascimento.

Selain laga di dalam negeri, tim pelatih juga telah merancang agenda uji coba ke luar negeri demi mematangkan mentalitas bertanding anak asuhnya.

"Pada bulan Agustus, kami akan bermain melawan China. Di bulan Juli ini, kami juga mencoba memastikan agar kami bisa bermain satu atau dua pertandingan lagi," ujar David Nascimento seperti dikutip dari bola.com.

Federasi dan manajemen tim juga tengah mengupayakan beberapa lawan tanding tambahan yang saat ini masih dalam tahap finalisasi.

"Di bulan Agustus kami punya dua atau three pertandingan lagi. Ini belum dikonfirmasi. Namun, seperti yang Anda tahu, kami sangat ingin memainkan banyak pertandingan," jelas David Nascimento.

Tingginya intensitas uji coba dinilai krusial mengingat mayoritas pemain dalam skuad saat ini belum memiliki rekam jejak bertanding di level negara.

"Ya, karena anak-anak ini belum pernah bermain di pertandingan sepak bola internasional. Jadi, karena itulah kami perlu bermain sebanyak mungkin agar mereka bisa lebih siap," terang David Nascimento.

Nascimento menambahkan bahwa bertanding di luar Indonesia akan memberikan tekanan atmosfer berbeda yang sangat bagus untuk melepaskan para pemain dari zona nyaman.

"Kami ada agenda kali ini di bulan Agustus seperti yang saya katakan tadi, di China. Jadi, kami juga ingin memainkan lebih banyak pertandingan di luar negeri," ujar David Nascimento.

Melalui program tersebut, jajaran pelatih menargetkan peningkatan adaptasi taktik saat menghadapi tim dengan karakter bermain yang bervariasi.

"Ini untuk membawa pemain keluar dari zona nyaman, untuk pergi keluar dari Indonesia sehingga mereka bisa berkompetisi di luar rumah karena itu juga merupakan pengalaman lain yang saat ini belum dimiliki oleh anak-anak," tambahnya.

Kendati evaluasi terus berjalan, Nascimento menjamin tidak akan ada pencoretan pemain secara masif demi menjaga stabilitas dan psikologis tim.

"Ya, kami mungkin saja melakukannya, tetapi tidak akan seperti lima pemain keluar dan enam pemain masuk, tidak, karena saya pikir kami memiliki kerangka inti pemain yang bagus," katanya.

Ia memprioritaskan pemberian rasa percaya diri kepada 25 pemain yang saat ini menghuni skuad tim nasional.

"Jika ada yang berubah, mungkin hanya satu atau dua pemain. Namun, kami tidak boleh terus-menerus melakukan terlalu banyak perubahan karena kami juga harus memberikan kepercayaan diri kepada anak-anak ini," lanjut David Nascimento.

Proses adaptasi pemain terhadap skema taktik barunya juga diklaim berjalan lancar dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

"Dan, kami sudah bersama-sama selama lebih dari satu bulan. Saya pikir anak-anak ini sudah memiliki level yang bagus, jadi kami tidak akan mengubah terlalu banyak, tidak," pungkas David Nascimento.

Berdasarkan catatan statistik dari tirto.id, pertemuan terakhir kedua tim pada 16 April 2026 di ajang Piala AFF U-17 berakhir dengan keunggulan Malaysia 1-0 lewat gol tunggal Fareez Danial. Setelah laga leg pertama ini, kedua tim dijadwalkan kembali bertanding pada leg kedua di stadion yang sama pada Selasa (7/7/2026).

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author