Intel Naikkan Harga Prosesor Core Ultra 200S Plus Secara Diam-Diam

Share

Seri prosesor Intel Core Ultra 200S Plus baru saja mengalami kenaikan harga secara diam-diam. Lini Arrow Lake Refresh ini padahal sebelumnya memiliki daya tarik utama pada harganya yang sangat bersaing. Kabar penyesuaian ini pertama kali diketahui dari temuan harukaze5719.

Intel kedapatan telah memperbarui Harga Rekomendasi Pelanggan pada halaman produk resmi mereka untuk model Core Ultra 7 270K Plus dan Core Ultra 5 250K Plus. Dikutip dari Detik iNET, model Core Ultra 7 270K Plus yang diluncurkan pada bulan Maret seharga USD 299, kini terdaftar di rentang USD 339 hingga USD 349. Penyesuaian ini setara dengan kenaikan dari Rp 4,9 juta menjadi sekitar Rp 5,5 juta hingga Rp 5,7 juta.

Varian Core Ultra 5 250K Plus juga mengalami lonjakan nilai jual. Produk yang awalnya dihargai USD 199 atau sekitar Rp 3,2 juta, kini naik menjadi USD 219 hingga USD 229 atau sekitar Rp 3,6 juta sampai Rp 3,7 juta.

Sementara itu, tipe Core Ultra 5 250KF Plus ikut disesuaikan dari harga awal USD 184 menjadi USD 214. Angka tersebut mengalami kenaikan dari kisaran Rp 3 juta menjadi sekitar Rp 3,5 juta. Walaupun Intel telah merevisi harga resmi, hal ini tidak berarti seluruh pengecer akan langsung menaikkan banderol mereka. Pantauan di platform e-commerce Amazon menunjukkan harga belum sepenuhnya mengikuti batas atas baru.

Model Core Ultra 5 250K Plus terpantau masih terdaftar di angka USD 219,99 di pasar retail. Di sisi lain, model Core Ultra 7 270K Plus berada di kisaran harga USD 313 hingga USD 320. Awal kemunculan arsitektur Arrow Lake sebenarnya mendapat beragam respons dari pengguna. Performanya dalam game dinilai biasa saja dan menggunakan soket LGA1851 baru yang masa depannya dianggap terbatas.

Banyak pihak bahkan sempat mempertanyakan alasan untuk memilih arsitektur tersebut dibanding platform AM5 dari AMD. Namun, kehadiran varian "Plus" berhasil membalikkan keadaan di pasar perangkat keras. Chip versi baru ini memperbaiki berbagai masalah pada versi awal dan datang dengan harga yang jauh lebih masuk akal.

Core Ultra 5 250K Plus sebelumnya dipuji sebagai CPU produktivitas yang sangat efisien dan super cepat. Kemampuan gaming produk ini mampu menyaingi AMD di titik harga yang sama. Performanya tercatat 25% lebih cepat dalam produktivitas dibanding Core Ultra 5 245K, serta 12% lebih kencang untuk urusan gaming.

Begitu pula dengan Core Ultra 7 270K Plus yang sempat menjadi primadona baru di industri. Pada harga USD 300, prosesor ini menawarkan nilai produktivitas yang luar biasa bagi pengguna profesional.

Komponen ini mampu mengalahkan Ryzen 7 9700X dengan selisih yang jauh dalam beban kerja berat. Prosesor dari Tim Biru tersebut juga tetap kompetitif saat diuji untuk menjalankan berbagai game.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
daffa-raihan-maulana
Author