David Beckham Temui Katherine Jenkins di Tribun Wimbledon 2026
Mantan kapten tim nasional sepak bola Inggris, David Beckham, menghadiri hari pertama turnamen tenis bergengsi Wimbledon 2026 di area Royal Box, London, pada Senin (29/6/2026) waktu setempat.
Kehadiran David Beckham bersama ibunya, Sandra, dan putranya, Romeo Beckham, memicu perhatian publik lantaran ia duduk berdekatan dengan penyanyi Katherine Jenkins yang didampingi sang suami, Andrew Levitas.
Hubungan keduanya sempat meregang pada 2017 setelah bocornya surat elektronik berisi protes David Beckham kepada penasihatnya terkait gelar OBE yang diterima Katherine Jenkins pada 2014 lalu.
"Katherine Jenkins OBE for what?" tulis David Beckham dalam email yang bocor tersebut.
Mantan penggawa Manchester United tersebut mempertanyakan pencapaian sang penyanyi mezzo-soprano asal Wales dan mengkritik keputusan pemberian penghargaan itu sebagai sebuah lelucon.
"Singing at the rugby and going to see the troops plus taking coke. F***ing joke." lanjut isi email David Beckham.
Dilansir dari walesonline.co.uk, Katherine Jenkins mengaku terluka oleh komentar masa lalu itu dan menyatakan pihak Beckham tidak pernah menghubungi dirinya untuk meminta maaf.
"You're just minding your own business and you get caught up in this massive storm," ujar Katherine Jenkins saat diwawancarai oleh The Sun.
Penyanyi asal Wales tersebut merasa tidak nyaman karena mendadak terseret dalam pusaran pemberitaan tanpa alasan yang jelas.
"You just think, 'Aw, I wasn't doing anything'. To get caught up in that wasn't pleasant," kata Katherine Jenkins.
Ia menegaskan tidak perlu membela diri karena mengetahui kepantasan penghargaan tersebut yang diterimanya atas dedikasi di bidang musik dan kegiatan sosial.
"I don't know why, again, that was aimed at me. I also don't feel the need to defend this, by the way. I know what I've done and when I got the OBE it was given to me for music and for charity," tutur Katherine Jenkins.
Meskipun kecewa tidak mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak Beckham, Jenkins memilih untuk mengabaikan isu tersebut dan fokus pada kehidupan pribadinya.
"It's obviously disappointing. I've never heard anything from them about it. It doesn't matter." sebut Katherine Jenkins.
Bagi Jenkins, perselisihan masa lalu tersebut kini tidak lagi menjadi prioritas utama dalam kesehariannya.
"Priorities are my kids, my family, my singing, my charities and that's just white noise in the background." tambah Katherine Jenkins.
Tuduhan dalam surat elektronik terkait obat terlarang merujuk pada pengakuan jujur Jenkins di masa lalu yang pernah mengonsumsi kokain, ekstasi, dan MDMA hingga usia 23 tahun.
“I felt like I had to be honest, that was the thing,” ucap Katherine Jenkins.
Ia menegaskan tidak menyesali kejujurannya mengenai masa lalu tersebut karena merasa hal itu memang perlu disampaikan kepada publik.
“I look back and I think it was the right thing to do and I definitely don’t regret talking about it. I think it was something that needed to be addressed.” tegas Katherine Jenkins.
Perseteruan ini juga sempat bergulir lima tahun setelah Jenkins secara terbuka membantah rumor perselingkuhan dengan Beckham yang beredar di media sosial, sementara Beckham sendiri telah resmi mendapatkan gelar ksatria pada tahun lalu atas jasanya di bidang olahraga dan kemanusiaan.
Selain dinamika hubungan tersebut, British GQ melaporkan penampilan David Beckham dan Romeo Beckham di Wimbledon juga memicu pembahasan mengenai koleksi jam tangan mewah mereka.
David Beckham yang baru tiba dari Amerika Serikat tampak mengenakan jam selam klasik Tudor Black Bay 58 berukuran 39mm, sedangkan Romeo Beckham memilih jam tangan rose gold Patek Philippe Nautilus dengan dial putih berukuran 35mm.
Laporan vogue.co.uk menambahkan bahwa turnamen Wimbledon 2026 hari pertama ini turut dimeriahkan oleh kembalinya Serena dan Venus Williams lewat fasilitas wild card, serta dihadiri figur publik lain seperti Sir Mark Rylance, Alexander Armstrong, Ronan Keating, Dame Mary Berry, dan Tess Daly.