Jose Mourinho Pertahankan Federico Valverde Jadi Kapten Real Madrid

Share

Pelatih baru Real Madrid, Jose Mourinho, memutuskan untuk mempertahankan gelandang Federico Valverde demi menyongsong musim kompetisi 2026-2027 di tengah spekulasi masa depannya setelah kegagalan bersama tim nasional Uruguay.

Keputusan besar ini diambil setelah masa depan sang gelandang sempat dipertanyakan akibat performa buruk di Piala Dunia 2026 serta keterlibatannya dalam perselisihan fisik dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni, pada akhir musim lalu.

Valverde kini diproyeksikan untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai kapten utama klub berjuluk Los Blancos tersebut setelah kontrak bek veteran Dani Carvajal resmi berakhir.

Meskipun demikian, kebijakan penunjukan Valverde sebagai pemimpin baru sempat memicu perdebatan internal di jajaran petinggi manajemen akibat kekhawatiran dari Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Perwakilan media Spanyol Marca mengonfirmasi bahwa posisi pemain berusia 27 tahun tersebut di bawah arahan pelatih anyar asal Portugal sangat aman.

"According to sources close to the situation, Fede is a sure thing for José Mourinho. His present and future at Real Madrid has never been seriously in doubt." ujar perwakilan Marca, perwakilan Marca.

Manajemen Real Madrid dilaporkan tetap memberikan dukungan penuh kepada Valverde karena mereka menilai loyalitas serta komitmen jangka panjang sang pemain selalu berada di level tertinggi untuk klub.

Pemain berjuluk El Halcon tersebut juga sempat menyampaikan pesan terbuka lewat media sosial setelah perjalanan tim nasional Uruguay terhenti lebih cepat di babak penyisihan grup Piala Dunia.

"Saya bertanggung jawab atas kegagalan ini dan saya tahu saya tidak mampu tampil seperti yang diharapkan," tulis Valverde, Federico Valverde.

Di sisi lain, jurnalis Alberto Perero dan Santi Segurola mengungkapkan melalui Radio Onda Cero bahwa Florentino Perez merasa ragu terhadap struktur kepemimpinan baru ini dan siap melakukan perubahan sistem.

"Saya merasa ada perdebatan mengenai ban kapten di Madrid saat ini. Florentino sama sekali tidak yakin untuk memberikan ban kapten kepada Valverde." kata Alberto Perero dan Santi Segurola, Jurnalis Radio Onda Cero.

Santi Segurola juga menambahkan pandangannya mengenai peluang penyerang bintang lain seperti Vinicius Junior atau Kylian Mbappe untuk menggantikan posisi kepemimpinan tersebut.

"Saya ragu akan hal itu. Saya tidak melihat bahwa Mbappé dan Vinícius memiliki kepribadian atau profesionalisme yang cukup untuk menjadi kapten Real Madrid menggantikan Valverde, meskipun usia keduanya sudah sesuai untuk hal tersebut." kata Santi Segurola, Jurnalis Radio Onda Cero.

Langkah perombakan skuad Real Madrid di bawah kendali Jose Mourinho juga bergerak cepat seiring kedatangan pemain baru seperti Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Marc Cucurella, dan Bernardo Silva.

Sebaliknya, nasib Aurelien Tchouameni justru berada dalam ketidakpastian dan berpotensi dijual pada bursa transfer musim panas ini jika ada klub seperti Manchester United yang bersedia mengajukan penawaran resmi.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author