Gaji Supergirl Milly Alcock Terungkap di Tengah Lesunya Box Office DCU
Langkah James Gunn dan Peter Safran dalam membangun ulang jagat sinematik DC Universe (DCU) tampak berjalan total, terutama dalam mengamankan jasa para talenta muda.
Melansir laporan dari CBR, yang dikutip dari Detikcom, nilai kontrak serta pendapatan yang diterima oleh aktris asal Australia, Milly Alcock, untuk memerankan karakter ikonik Kara Zor-El alias Supergirl akhirnya terungkap ke publik.
Angka tersebut terbilang sangat besar bagi aktris yang baru pertama kali bergabung dalam waralaba pahlawan super. Bintang yang populer lewat serial House of the Dragon ini dikabarkan mengantongi bayaran pokok berkisar antara $3 juta hingga $4 juta atau sekitar Rp 64,8 milar untuk proyek awal debutnya di DCU.
Nilai kontrak yang menembus Rp 64,8 miliar ini dipandang para pengamat Hollywood sebagai investasi besar sekaligus bukti kepercayaan tinggi dari pihak Warner Bros. Discovery dan DC Studios terhadap kemampuan akting Milly Alcock.
Sebagai perbandingan, banyak aktor papan atas yang pada awal karier pahlawan super mereka di masa lalu hanya menerima bayaran di bawah $500 ribu atau sekitar Rp 8 miliar, seperti Chris Hemsworth di film Thor pertama atau Gal Gadot di Batman v Superman.
Namun, profil Milly Alcock yang sudah terangkat berkat kesuksesan masif House of the Dragon serta ketatnya persaingan perebutan talenta di Hollywood saat ini membuat angka puluhan miliar rupiah tersebut dianggap wajar oleh para agen di industri hiburan.
Gaji bernilai besar ini juga sejalan dengan beratnya beban kerja yang harus dipikul oleh Alcock. Karakter Kara Zor-El di era baru DCU ini dipastikan akan keluar dari citra Supergirl konvensional yang ceria.
Sayangnya, film yang dibuat bersama James Gunn itu dinilai gagal memenuhi ekspektasi. Secara keseluruhan pada akhir pekan perdana pemutaran di box office global, Supergirl mengumpulkan USD 62,6 juta atau sekitar Rp 1,12 triliun.
Pendapatan itu dinilai menjadi sesuatu yang mengecewakan bagi semesta baru DC Universe di bawah kepemimpinan James Gunn. Apalagi Warner Bros. juga dikabarkan mengeluarkan dana promosi sampai USD 120 juta atau sekitar Rp 2,15 triliun untuk memasarkan film yang dibintangi oleh Milly Alcock itu.
Hasil pendapatan Supergirl yang lesu semakin memicu kekhawatiran karena berhadapan langsung dengan film bioskop lainnya, seperti Minions & Monsters produksi Universal, versi live-action Moana dari Disney, The Odyssey garapan Christopher Nolan, dan Spider-Man: Brand New Day.