Polisi Selidiki Pelemparan Bom Molotov di Rumah Pengacara Ciracas
Aksi pelemparan bom molotov menimpa rumah seorang pengacara bernama Sulardi di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu (1/7/2026) sekira pukul 02.30 WIB. Kasus teror yang diduga dilakukan oleh dua orang pengendara sepeda motor tersebut saat ini sedang diselidiki intensif oleh aparat kepolisian, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Pihak kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Identifikasi awal mengenai jumlah terduga pelaku didapatkan petugas berdasarkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.
"Diduga pelaku dua orang menggunakan sepeda motor," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi, dalam keterangannya, kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Berdasarkan pemeriksaan saksi, kedua pelaku yang berboncengan tersebut datang dan langsung mengarahkan botol berisi bahan bakar ke arah kediaman korban. Botol molotov itu kemudian pecah dan menyalakan api setelah membentur pembatas rumah.
"Saksi melihat bahwa diduga pelaku melemparkan botol dengan indikasi (bom molotov) ke arah pagar dari rumah korban," jelas AKP Made Budi.
Sesaat setelah melancarkan aksinya hingga menimbulkan kobaran api, kedua orang tidak dikenal tersebut langsung memacu kendaraan mereka untuk melarikan diri. Kejadian mencekam ini juga sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lingkungan rumah korban dan menjadi viral di media sosial. Kasus tersebut kini sepenuhnya ditangani oleh Polres Metro Jakarta Timur guna memburu para pelaku.