Bus Kelebihan Muatan Terperosok ke Jurang di Pakistan

Share

Sebanyak 40 orang dilaporkan meninggal dunia akibat sebuah bus penumpang yang melebihi kapasitas jatuh ke jurang sedalam lebih dari 20 meter di wilayah pegunungan Pakistan barat pada Jumat (3/7), dilansir dari Detikcom yang mengutip AFP. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dalam sebuah pernyataan menyampaikan duka cita atas korban jiwa di antara para penumpang. Respons cepat juga datang dari kepala menteri provinsi Balochistan yang langsung memerintahkan penyelidikan atas insiden maut ini. Proses evakuasi segera dilakukan oleh otoritas setempat di sekitar lokasi kejadian perkara untuk menyelamatkan para korban yang tersisa.

"Sebuah bus penumpang yang berangkat dari Quetta ke Peshawar jatuh ke jurang yang dalam di daerah pegunungan Dana Sar… 40 orang dipastikan tewas dan 11 lainnya terluka," kata Sanaullah Sherani, kepala pusat darurat di distrik Zhob, dekat tempat kejadian.

Otoritas medis setempat langsung bergerak melakukan penanganan terhadap korban selamat yang mengalami luka-luka. "Bus itu jatuh sekitar 70 hingga 80 kaki (21 hingga 24 meter) ke jurang," tambah Sherani.

Kondisi geografis di sekitar lokasi kejadian sempat menghambat pergerakan awal dari para petugas kedaruratan. "Karena kecelakaan itu terjadi di daerah pegunungan yang terjal, tim penyelamat menghadapi kesulitan yang signifikan selama fase awal operasi," katanya.

Informasi mengenai rute dan kronologi muatan bus tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh pihak pemerintah daerah. "Bus tersebut berangkat dari ibu kota provinsi Quetta pada Kamis malam waktu setempat," kata Shahid Rind, juru bicara kepala menteri Balochistan barat daya. Penyebab kelebihan muatan diketahui terjadi setelah bus tersebut menampung penumpang dari kendaraan lain yang mengalami kendala di tengah jalan.

"Bus itu mengambil penumpang tambahan dari bus lain yang mogok di jalan, menyebabkan bus tersebut kelebihan muatan," tambahnya.

Tim penyelamat dari provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa saat ini telah berada di lokasi kejadian, mengingat insiden kerap terjadi di Pakistan akibat lemahnya penegakan hukum lalu lintas dan standar keselamatan jalan yang buruk.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author