Pemerintah Targetkan Aksesi Indonesia Jadi Anggota CPTPP Rampung 2027

Share

Pemerintah Indonesia menargetkan proses aksesi untuk menjadi anggota penuh blok perdagangan Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) dapat diselesaikan pada tahun 2027, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz pada Jumat (3/7/2026).

Langkah strategis ini ditempuh guna memperluas jaringan pasar ekspor nasional, menarik minat investasi asing, sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di dalam rantai pasok global. Menko Perekonomian menyatakan bahwa ketentuan blok ini umumnya sudah selaras dengan komitmen internasional Indonesia lainnya.

"CPTPP ini merupakan perjanjian perdagangan antar ekonomi. Ketentuan-ketentuan dalam CPTPP secara umum sudah kita sepakati di berbagai perjanjian internasional seperti dalam kerangka WTO, RCEP, ASEAN, serta proses aksesi OECD. Maka itu, kita hanya memerlukan beberapa penyesuaian peraturan perundang-undangan untuk memenuhi komitmen di CPTPP," kata Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Hingga kini, penyelarasan regulasi domestik telah mencakup 22 bab ketentuan CPTPP, dan kuesioner negara aspirasi pun sudah diserahkan kepada Selandia Baru selaku negara depository pada 12 Mei 2025. Inggris juga memberikan dukungan nyata melalui penandatanganan kemitraan ekonomi strategis pada awal tahun 2026.

"Dokumen kerja sama ekonomi strategis tersebut (EGP) merupakan wujud nyata dari komitmen kedua negara dalam membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan," ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Blok perdagangan CPTPP saat ini memiliki 12 negara anggota yang menguasai sekitar 15 persen dari total PDB global. Aksesi ini diharapkan mampu mempermudah prosedur kepabeanan, modernisasi perdagangan digital, memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta memberikan variasi produk yang kompetitif bagi masyarakat luas.

"Indonesia bukan negara pertama di ASEAN, tetapi Vietnam, Brunei, Malaysia, dan Singapura sudah menjadi anggota ekonomi CPTPP. Tentunya kita berharap sebagai ekonomi terbesar di ASEAN dan sebagai satu-satunya negara G20 di ASEAN bahwa keanggotaan CPTPP di Indo-Pasifik ini akan memperkuat posisi Indonesia," tutur Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author