Aktor Populer China Xu Peng Kehilangan Pekerjaan dan Beralih Menjadi Penjual Sayur
Tren drama pendek vertikal di China yang sangat populer ternyata tidak menjamin kelangsungan karier para pemerannya. Dilansir dari Detikcom, aktor populer Xu Peng kini harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan pekerjaan akibat sepi job. Kondisi yang menimpa aktor berusia 30 tahun tersebut dipicu oleh masifnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam industri drama pendek ramah ponsel.
Xu Peng yang biasanya laris membintangi peran CEO otoriter kini mendadak mengalami penurunan jadwal syuting secara drastis. Sebelum industri ini berubah, Xu Peng terbiasa menjalani proses syuting yang padat selama 15 hingga 16 jam dalam sehari. Namun pada tahun ini, seluruh aktivitas syutingnya dilaporkan berhenti total secara mendadak.
Imbas dari situasi tersebut, bintang film Let the World Go dan One Thought, Observing the Mountains ini memilih meninggalkan Provinsi Zhejiang yang dikenal sebagai pusat produksi film dan televisi di China. Ia memutuskan pulang ke kampung halamannya di wilayah pedesaan Shandong.
Saat ini, bintang utama Blood River tersebut beralih profesi menjadi penjual sayur di pasar setempat dengan mengendarai kendaraan listrik. Foto-fotonya saat berdagang kini banyak beredar di media sosial, meski ia tetap terlihat menikmati aktivitas barunya. "Akting cuma sebuah pekerjaan. Kalau gak ada peran yang saya ambil, saya akan mencari cara lain buat mencari nafkah," katanya.
Xu Peng menegaskan bahwa selama ia mencari nafkah dengan jujur dan bekerja keras, ia meyakini tidak akan ada rintangan yang berarti di masa depannya. Selama 8 tahun berkarier di dunia akting, ia telah membintangi banyak proyek televisi. Xu Peng kemudian sempat mengalihkan fokusnya ke film pendek hingga meraih kesuksesan lewat karakter CEO yang dingin dan angkuh.