Kanselir Jerman Dikritik Akibat Unggahan Media Sosial Pasca-Kekalahan Piala Dunia

Share

Akun resmi Kanselir Jerman Friedrich Merz menuai gelombang kritik dari publik dan tokoh politik setelah mengunggah pesan dukungan yang dinilai tidak sesuai realita pasca-kekalahan tim nasional Jerman dari Paraguay pada Selasa (1/7), sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Timnas Jerman tersingkir dari Piala Dunia setelah kalah adu penalti, memicu kekecewaan besar di kalangan pendukung yang menyebut performa tim nasional tak berdaya dan membuat frustrasi.

"Walaupun tersingkir memang menyakitkan, kalian bertanding dengan luar biasa! Dedikasi dan semangat kebersamaan yang kalian tunjukkan di Piala Dunia ini telah menginspirasi negara kita. Kami bangga pada kalian," tulis Merz di X.

Unggahan tersebut segera memicu reaksi negatif, termasuk dari pihak luar negeri dan anggota parlemen yang menyindir respons sang kanselir atas kegagalan tim nasional.

"Merz pandai terus-menerus merayakan kegagalan," tulis Kirill Dmitriev, orang dekat Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kritik tajam juga datang dari internal Uni Eropa yang mempertanyakan ketepatan reaksi pemerintah terhadap performa buruk tim sepak bola mereka.

"Saya tidak tahu mana yang lebih buruk: penampilan tim Jerman atau reaksi sang kanselir," kata Marie-Agnes Strack-Zimmermann, Anggota Parlemen Eropa.

Kantor Kanselir Jerman kemudian memberikan klarifikasi bahwa unggahan tersebut muncul akibat kesalahan koordinasi dari staf media sosial yang keliru mempublikasikan draf tanggapan.

Media lokal seperti Bild bahkan ikut menyoroti insiden ini dengan menyamakannya sebagai gol bunuh diri bagi pemerintahan Merz di tengah merosotnya kepuasan publik hingga angka 87 persen menurut survei ARD-Deutschlandtrend.

"Tentu saja kanselir kecewa dengan tersingkirnya tim nasional Jerman dari Piala Dunia, sama seperti jutaan penggemar sepak bola lainnya di Jerman," ujar Sebastian Hille, Wakil Juru Bicara Pemerintah pada Rabu (2/7).

Setelah memberikan penjelasan mengenai kehadirannya menyaksikan laga secara langsung, kanselir kembali merilis pernyataan baru untuk meredam polemik.

"Kita merayakan keberhasilan bersama. Saat kalah, kita tetap berdiri bersama. Itulah yang membuat kita kuat. Siapa pun yang mengenakan lambang elang nasional di dadanya layak mendapat dukungan kita, bukan ejekan," tulis Merz.

Sebelum turnamen dimulai, Merz juga sempat dikritik karena melakukan panggilan video yang dinilai kaku dengan skuad Jerman di Amerika Serikat.

"Satu Jerman mendukung kalian! Semua orang di sini ikut tegang menanti pertandingan," kata Merz saat itu.

Penampilan buruk tim nasional kini dinilai memperkuat sentimen negatif masyarakat terhadap pemerintah yang juga tengah menghadapi masalah ekonomi dan infrastruktur menua.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
gilang-permana-putra
Author