Polisi Amankan Jalur Protokol Jelang Laga Pamungkas Persib Bandung

Share

Aparat kepolisian memperketat pengamanan di jalur protokol wilayah Cianjur, Garut, dan Tasikmalaya guna mengawal pergerakan massa Bobotoh menjelang laga pamungkas Persib Bandung melawan Persijap Jepara pada Sabtu, 23 Mei 2026 sore.

Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi kelumpuhan arus lalu lintas, aksi konvoi kendaraan, serta penggunaan knalpot bising pasca-pertandingan pekan ke-34 Liga Indonesia 2025/2026 yang menjadi penentu gelar juara.

Kepolisian Resor Cianjur menyiagakan 700 personel di berbagai titik strategis untuk mengawal kegiatan nonton bareng dan mencegah potensi gangguan keamanan ketertiban umum.

“Kami akan tindak tegas jika di lapangan ditemukan ada yang menggunakan knalpot bising. Jangan sampai luapan euforia ini mengorbankan dan mengganggu kenyamanan warga lainnya, karena suara dari knalpot bising itu sangat memekakkan telinga,” tegas Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi.

Penyiapan ratusan petugas tersebut difokuskan pada manajemen rekayasa lalu lintas demi mencegah kemacetan total akibat lonjakan volume kendaraan roda dua dan roda empat.

“Kami dari Kepolisian tentunya tidak menganjurkan masyarakat untuk konvoi kendaraan. Apalagi menampilkan knalpot yang berbunyi keras atau non spek yang membuat masyarakat tidak nyaman,” kata AKBP A. Alexander Yurikho Hadi dalam keterangan terpisah.

Sementara itu, Polres Garut mengerahkan kekuatan penuh dengan menyiagakan 571 personel yang didukung oleh Bantuan Kendali Operasi sebanyak 50 anggota Satuan Brimob Polda Jabar serta jajaran TNI Kodim setempat.

Pengamanan ketat di Garut dipusatkan di sekitar Sarana Olahraga Adiwijaya, Kecamatan Tarogong, yang menjadi lokasi nonton bareng akbar ribuan pendukung Persib.

“Untuk mengawal kelancaran acara nobar akbar Persib versus Persijap yang diselenggarakan di SOR Adiwijaya, kami menerjunkan total 571 personel Polres, termasuk di dalamnya 50 anggota Brimob. Seluruh personel akan disebar untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan nobar hingga selesai,” jelas Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo.

Di wilayah hukum Polres Tasikmalaya, petugas menerapkan sistem pengamanan pagar betis secara maraton selama dua hari penuh guna mengantisipasi pergerakan massa terorganisir maupun massa liar dari pelosok kampung.

Konsentrasi massa di Tasikmalaya diprediksi memadati area kampus Universitas Cipasung, Alun-alun Manonjaya, hingga kawasan Singaparna.

“Kami melibatkan seluruh personel dengan dukungan penuh dari rekan-rekan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga satuan Brimob. Skema pengamanan yang kami terapkan adalah sistem ‘pagar betis’ yang dibagi ke dalam beberapa beat atau jalur khusus guna meminimalisir hal-hal negatif yang tidak diinginkan di jalan raya,” ujar Kabag Ops Polres Tasikmalaya, Kompol Galatikko Nagiewanto.

Persib Bandung saat ini memimpin puncak klasemen dengan raihan 78 poin dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci gelar juara BRI Super League, sementara pesaing terdekatnya, Borneo FC, berada di posisi kedua dengan 76 poin.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
tiara-puspita-sari
Author