Pesawat PT AMA Terbakar di Papua Pegunungan Pilot Meninggal Dunia
Insiden tragis menimpa penerbangan perintis di wilayah Papua Pegunungan. Sebuah pesawat milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY dilaporkan terbakar di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya.
Peristiwa ini mengakibatkan sang pilot yang bernama Nicholas F Goselin meninggal dunia. Seperti dikutip dari Bloombergtechnoz, Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kepastian penyebab terbakarnya armada tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa proses pengumpulan data mengalami kendala geografis. Lokasi kejadian berada di wilayah terpencil dengan ketinggian mencapai 2.292 meter di atas permukaan laut (MDPL).
Faktor infrastruktur di area tersebut juga membatasi kecepatan aliran informasi menuju tim satgas. Ketiadaan jaringan listrik memutus semua akses komunikasi dari tempat kejadian perkara.
"Perlu diketahui di sana tidak ada listrik jadi tidak ada sarana komunikasi apa pun," ujar Yusuf saat dikonfirmasi Bloomberg Technoz, dikutip Jumat (03/07/2026).
Otoritas keamanan belum dapat membeberkan kronologi utuh yang memicu kematian pilot Nicholas F Goselin. Pihak Satgas Damai Cartenz menegaskan bakal segera menghimpun fakta lapangan beserta barang bukti begitu personel berhasil mencapai titik koordinat.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara turut menyampaikan konfirmasi mengenai kepulangan sang penerbang dalam insiden yang berlangsung pada Kamis (02/07/2026) tersebut.
Data awal dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena menunjukkan pesawat awalnya mengudara dari Bandara Wamena pukul 06.30 WIT. Burung besi itu mengangkut satu pilot beserta tujuh orang penumpang dan mendarat di Balinggama pada pukul 06.46 WIT.
Kemenhub menyatakan bahwa prakiraan cuaca di sepanjang rute penerbangan sebenarnya terpantau cerah sebelum lepas landas. Selain itu, tidak ada indikasi awal yang menunjukkan adanya gangguan stabilitas keamanan di sekitar lapangan terbang tujuan.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan belasungkawa mendalam dan memastikan pihaknya terus menjalin koordinasi bersama operator, aparat keamanan, dan pemerintah daerah demi mengumpulkan informasi akurat sesuai regulasi.