Arab Saudi Genjot Ekspor Minyak Mentah Lewat Selat Hormuz
Arab Saudi meningkatkan pengiriman minyak mentah dari kawasan Teluk Persia ke pasar global setelah pemberlakuan pakta perdamaian sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang membuka kembali jalur Selat Hormuz.
Empat kapal supertanker milik perusahaan raksasa Bahri terpantau mengangkut muatan penuh di Teluk Oman pada Kamis (2/7/2026), dilansir dari Bloombergtechnoz. Arus keluar armada berukuran lebih dari 300 meter ini menjadi pengiriman terbesar dalam dua pekan terakhir.
Data pelacakan kapal menunjukkan total muatan dari pelabuhan Ras Tanura tersebut mencapai sekitar 8 juta barel minyak mentah. Lonjakan lalu lintas ini terjadi seiring berjalannya negosiasi akhir perang dan pemulihan koridor pelayaran di perairan Oman.
Langkah taktis juga diambil oleh Saudi Aramco yang dilaporkan menjual sedikitnya 6 juta barel minyak mentah secara ad-hoc kepada pembeli di Asia. Skema penjualan spontan ini menyimpang dari kontrak jangka panjang yang biasanya diterapkan perusahaan negara tersebut.
Saat ini sebagian besar kapal tanker Arab Saudi telah keluar dari kawasan teluk, dengan menyisakan empat kapal di dekat Ras Tanura. Dua kapal di antaranya terkonfirmasi telah terisi penuh, sementara sisanya terindikasi kuat baru saja menyelesaikan pemuatan.