KKB Bakar Pesawat AMA di Yahukimo dan Tewaskan Pilot AS

Share

Kelompok Kriminal Bersenjata diduga membakar pesawat perintis milik PT Associated Mission Aviation dengan nomor registrasi PK-RCY di Lapangan Terbang Ipedehik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Aksi kekerasan ini mengakibatkan pilot berkebangsaan Amerika Serikat bernama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tujuh penumpang warga asli Papua dinyatakan selamat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa menyampaikan informasi awal mengenai kondisi kru penerbangan tersebut berdasarkan laporan otoritas bandara setempat.

"Laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Lukman menjelaskan bahwa pesawat tersebut lepas landas dari titik keberangkatan awal dengan mengangkut sejumlah penumpang lokal sebelum insiden terjadi.

"Pesawat berangkat dari Bandar Udara Wamena pada pukul 06.30 WIT dengan membawa 1 orang pilot dan 7 penumpang," ujar Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Hingga kini pihak maskapai bersama otoritas terkait masih terus menghimpun informasi guna memastikan urutan peristiwa secara menyeluruh.

"Saat ini, PT AMA bersama UPBU Kelas I Wamena dan instansi terkait masih melakukan pendalaman serta verifikasi kronologi kejadian untuk memastikan seluruh fakta di lapangan," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Pernyataan serupa juga ditegaskan kembali oleh perwakilan Kementerian Perhubungan mengenai informasi awal kematian sang penerbang asal Connecticut tersebut.

"Laporan awal dari Kepala UPBU Kelas I Wamena yang menyebutkan bahwa pilot pesawat atas nama Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Pihak kementerian masih menunggu hasil investigasi resmi dari aparat keamanan mengenai faktor utama yang menyebabkan tewasnya sang pilot.

"Dugaan penyebab kejadian tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari aparat berwenang," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Sebelum insiden pembakaran berlangsung, kondisi operasional dan cuaca di sepanjang rute penerbangan dipastikan tidak mengalami kendala.

"Sebelum penerbangan dilaksanakan, informasi cuaca pada rute penerbangan dilaporkan dalam kondisi baik," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Kendaraan udara jenis Pilatus tersebut dilaporkan sempat mendarat dengan aman sebelum seluruh sistem komunikasi terputus sepenuhnya.

"Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dari pos area di lapangan terbang tersebut dilaporkan terputus," kata Lukman F. Laisa, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub.

Merespons situasi darurat ini, Tentara Nasional Indonesia langsung mengambil tindakan pengamanan ketat di sekitar wilayah konflik.

"Perlu saya sampaikan bahwa berdasarkan laporan awal yang kami terima, benar telah terjadi pembakaran pesawat sipil AMA PK-RCY di Yahukimo. Namun, informasi mengenai dugaan korban pilot masih dalam proses verifikasi," kata Muhammad Nas, Kapuspen TNI Brigjen TNI.

Pihak Kepolisian Daerah Papua turut memberikan konfirmasi mengenai titik koordinat pasti terjadinya penyerangan oleh kelompok bersenjata tersebut.

"Kami mendapatkan data dari Polres Yahukimo bahwa pesawat milik AMA dibakar di Lapangan Terbang Ipedehik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo," kata Cahyo Sukarnito, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol.

Aparat kepolisian menyatakan bahwa seluruh penumpang yang diangkut oleh Captain Nick Gosselin merupakan penduduk dari wilayah sekitar.

"Pesawat yang dipiloti oleh Captain Nick Gosselin ini membawa tujuh penumpang masyarakat setempat," kata Cahyo Sukarnito, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol.

Berdasarkan pengamatan visual dari udara oleh armada lain yang melintas, kondisi fisik pesawat perintis tersebut dipastikan mengalami kerusakan total.

"Dari pantauan udara oleh pesawat yang melintas, pesawat milik AMA itu sudah dibakar dan tersisa puing pesawat," kata Cahyo Sukarnito, Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol.

Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz memaparkan rincian mengenai daftar manifes penerbangan dan identitas para penumpang yang seluruhnya merupakan warga lokal Papua.

"Menurut hasil investigasi terhadap maskapai terkait, ada tujuh penumpang dan semua warga asli Papua dan dipiloti oleh Nicholas," kata Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol.

Pihak Satgas menduga kuat keterlibatan kelompok kriminal bersenjata karena moda transportasi udara merupakan aset krusial bagi kehidupan masyarakat setempat.

"Patut diduga ya. Karena kalau masyarakat sipil biasa, kayaknya enggak mungkin mereka akan melakukan penyerangan terhadap satu-satunya sarana transportasi yang dapat menjadi penghubung masyarakat di Balingga ke dunia luar gitu," kata Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol.

Tim investigasi gabungan menjadwalkan peninjauan langsung ke lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan bukti fisik.

"Karena masyarakat sipil terutama pasti akan membutuhkan sarana itu. Jadi patut diduga. Kita belum bisa pastikan karena kita belum mendatangi TKP, belum olah TKP, belum mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang ada," kata Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol.

Guna mengamankan proses evakuasi dan olah TKP, Satgas Damai Cartenz telah menyiapkan perkuatan personel yang cukup besar.

"Kurang lebih tiga peleton," kata Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol.

Pihak satgas membenarkan seluruh peristiwa penyerangan armada sipil ini melalui pesan konfirmasi tertulis kepada media.

"Kejadiannya betul (pesawat dibakar)," kata Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol.

Saat ini pasukan keamanan TNI dan Polri terus meningkatkan patroli di Distrik Sobaham sembari memetakan jalur evakuasi terbaik mengingat kondisi geografis pegunungan Papua yang ekstrem.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
hendra-kurniawan-saputra
Author