Sony Hentikan Produksi Disk Fisik Game PlayStation Mulai 2028
Sony mengumumkan rencana penghentian produksi disk fisik untuk seluruh game baru PlayStation mulai Januari 2028, sebagai langkah adaptasi terhadap dominasi pasar digital saat ini, dilansir dari Detik iNET pada Kamis (2/7/2026).
Langkah strategis ini menandai pergeseran besar dalam industri, mengingat media fisik seperti cartridge dan disk telah lama menjadi bagian dari budaya gaming. Namun, pertumbuhan transaksi digital yang masif memicu perubahan kebijakan ini.
"Ini adalah arah alami bagi Sony Interactive Entertainment untuk beradaptasi dengan tren konsumen karena preferensi umum terhadap media digital jauh melampaui disk fisik," tulis Sony dalam pengumumannya.
Pihak korporasi juga menegaskan bahwa langkah ini diambil demi kenyamanan para pemain di ekosistem teranyar mereka.
"Transisi ini akan memungkinkan kami untuk menyelaraskan diri dengan bagaimana sebagian besar komunitas kami lebih memilih mengakses dan memainkan game saat ini," sambungnya.
Data finansial Sony pada kuartal keempat tahun fiskal 2025 memperlihatkan pergeseran perilaku konsumen yang drastis. Penjualan software format digital menyumbang 85 persen dari total transaksi di PS4 dan PS5, sementara format fisik hanya tersisa 15 persen.
Kebijakan baru ini dipastikan tidak memengaruhi jajaran game fisik yang sudah beredar atau yang dijadwalkan meluncur sebelum tenggat Januari 2028. Meski demikian, keputusan ini diprediksi berdampak besar bagi kolektor rilisan fisik serta ekosistem pasar game bekas.
Langkah Sony menyusul pengumuman Rockstar Games yang menyatakan Grand Theft Auto 6 hanya akan tersedia dalam format digital. Konsumen yang membeli edisi fisik GTA 6 nantinya hanya memperoleh kode unduhan di dalam kotak kemasan, bukan disk instalan.
Di samping itu, penutupan PlayStation Store untuk konsol PlayStation 3 akan dimulai di beberapa negara tahun ini, lalu diikuti penghentian layanan global untuk PS3 dan PS Vita pada tahun depan.
Pasca-penutupan toko daring tersebut, transaksi pembelian game atau konten baru pada platform tersebut resmi dihentikan. Sony memastikan bahwa seluruh konten dan game yang telah dibeli sebelumnya oleh pengguna tetap dapat diunduh kembali dalam beberapa waktu ke depan.