RC Lens Hadapi OGC Nice pada Final Coupe de France

Share

RC Lens dijadwalkan bertanding melawan OGC Nice dalam babak final Coupe de France di Stade de France pada Jumat malam waktu setempat untuk memperebutkan trofi kompetisi tertua di Prancis.

Klub berjuluk Les Sang et Or tersebut berpeluang menutup musim gemilang mereka dengan raihan trofi setelah berhasil mengamankan posisi kedua di Ligue 1 di bawah PSG dan lolos ke Liga Champions.

Kondisi sebaliknya dialami oleh OGC Nice yang harus bersiap menghadapi babak play-off degradasi melawan Saint-Etienne pada pekan depan demi mempertahankan posisi mereka di kasta tertinggi Liga Prancis.

Pelatih Lens, Pierre Sage, dapat menurunkan skuad terbaiknya meskipun bek tengah internasional Austria, Samson Baidoo, harus absen akibat cedera yang didapat saat melawan Lyon.

Mantan pelatih sepak bola Prancis, Claude Puel, memberikan tekanan penuh kepada Lens dengan menyebut mereka sebagai tim yang sangat diunggulkan dalam pertandingan final ini.

"They will be practically playing at home […] everything is in their favour, so they are the immense favourites," ujar Claude Puel.

Puel menambahkan bahwa situasi ini memberikan beban tersendiri bagi persiapan tim asuhan Pierre Sage tersebut menjelang laga penentu juara.

"They are obliged to win. It must be difficult for them to prepare this match. We are calm in our preparation for it. For them, it would be a mistake not to win against us," kata Claude Puel.

Di sisi lain, internal OGC Nice menunjukkan fokus yang terpecah karena ancaman turun kasta ke Ligue 2 yang sedang mereka hadapi.

Kapten tim OGC Nice menegaskan komitmennya untuk tetap tampil maksimal di lapangan meskipun situasi klub sedang sulit.

"give it everything" cetus Dante.

Pernyataan kapten tersebut berbeda dengan pandangan yang disampaikan oleh jajaran manajemen klub mengenai arti penting laga final ini.

Wakil Presiden OGC Nice menyatakan bahwa pertandingan perebutan piala domestik ini bukan fokus utama bagi klubnya saat ini.

"not a priority at all" tutur Jean-Pierre Rivere.

Komentar tersebut dilontarkan setelah Nice bermain imbang tanpa gol melawan FC Metz, yang memastikan posisi mereka finis di tiga terbawah klasemen akhir Ligue 1.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
farhan-dwi-ramadhan
Author