LPDP Catat Pendaftar Bidang STEM Meningkat pada Tahap 1 2026
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengumumkan sebanyak 2.753 pendaftar berhasil lolos sebagai penerima beasiswa dari total 32.794 pendaftar pada seleksi Tahap 1 2026 yang hasilnya dirilis pada Senin, 22 Juni 2026.
Peningkatan jumlah pelamar terlihat signifikan pada bidang Sains dan Teknologi (Saintek) setelah LPDP meluncurkan skema baru yang memisahkan kategori keilmuan menjadi LPDP STEM untuk Saintek dan SHARE untuk Sosial Humaniora, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso menjelaskan mengenai profil para pelamar dalam acara Pembukaan Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 di Gedung Djuanda I, Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Senin, 29 Juni 2026.
"Kari profil pendaftar yang sekarang yang kita lihat memang STEM-nya, pendaftar yang minat di STEM itu meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP.
Data kelulusan menunjukkan dominasi pada kategori baru tersebut, dengan rincian 2.032 penerima beasiswa masuk dalam skema LPDP STEM, 360 orang pada kategori STEM Related, dan 361 lainnya berada di skema SHARE.
Selain pergeseran minat bidang studi, profil rekrutmen kali ini juga mencatat kontribusi kelompok lulusan baru atau fresh graduate yang mencapai angka kisaran 20 persen dari total pendaftar Tahap 1.
"Yang saya dapat itu sekitar 20%. Yang lain itu orang PNS, TNI, Polri yang memang kerja dan akan kerja," jelas Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP.
Kategori profesi pendidik mendominasi jalannya pendaftaran dengan persentase mencapai 40 persen, di mana sebagian di antaranya merupakan dosen lama maupun individu yang berpindah jalur karier menjadi pengajar.
"Jadi yang sedang kita amati, kajiannya sedang kita teliti ya. Apakah yang dosen itu dulu awalnya dosen, balik jadi dosen, atau dulu bukan dosen kemudian berpindah jadi dosen," tutur Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP.
Pihak manajemen LPDP belum merilis keseluruhan data profil secara mendetail karena adanya perbedaan linimasa kelulusan di setiap universitas, sehingga publikasi menyeluruh baru akan dilakukan setelah seluruh rangkaian seleksi Tahap 2 rampung.
"Nanti lengkapnya satu tahun," ujar Dwi Larso, Direktur Beasiswa LPDP.