Diane Parry Kalahkan Emma Raducanu di Internationaux de Strasbourg

Share

Petenis tunggal putri Inggris, Emma Raducanu, langsung tersingkir pada babak pertama turnamen tanah liat Internationaux de Strasbourg setelah ditundukkan oleh wakil tuan rumah, Diane Parry, pada Selasa, 19 Mei 2026.

Dilansir dari Sky Sports, Raducanu yang menempati peringkat 37 dunia menelan kekalahan dengan skor 4-6 dan 6-7 (4-7) setelah absen selama lebih dari dua bulan akibat penyakit pasca-virus.

Parry yang menduduki peringkat 94 dunia tampil percaya diri usai menjuarai Clarins WTA 125 di Paris, meskipun paha kirinya tampak dibalut perban tebal karena kelelahan setelah melalui jadwal pertandingan yang padat.

Raducanu sempat memimpin 4-2 di set pertama dan kedua, namun kesalahan sendiri termasuk delapan kali double fault membuatnya kehilangan momentum di hadapan pendukung tuan rumah yang memadati lapangan di Strasbourg.

Kekalahan ini membuat Raducanu hanya mengantongi modal satu pertandingan lapangan tanah liat menjelang turnamen Grand Slam Prancis Terbuka yang dijadwalkan bergulir mulai 24 Mei 2026 mendatang.

Turnamen WTA 500 ini sebenarnya menjadi momen kembalinya kerja sama penuh waktu antara Raducanu dengan mantan pelatihnya, Andrew Richardson, setelah sempat berpisah selama hampir lima tahun pasca-kemenangan di AS Terbuka 2021.

"Grateful to have reconnected with someone who has known me for over a decade now and looking forward to building together one iteration at a time," kata Raducanu.

Keputusan Raducanu untuk kembali menunjuk Richardson mendapat respons positif dari mantan petenis semifinalis Wimbledon, Tim Henman, yang menilai konsistensi dan kepercayaan sangat krusial menjelang musim lapangan rumput.

"I think it's great that Andrew is back to support Emma and all I can say is I hope it lasts a bit longer," kata Henman pada Sky Sports.

Henman menambahkan bahwa hubungan masa lalu yang solid di antara keduanya menjadi modal berharga bagi Raducanu di tengah sorotan intens jelang turnamen pra-Wimbledon dan Wimbledon.

"They had an incredible run in America all those years ago and it stopped working after that. She's been through a lot of other coaches between now and then," ujar Henman.

Mantan petenis Inggris lainnya, Laura Robson, juga berpendapat bahwa kehadiran sosok yang sudah dikenal akan membantu Raducanu merasa lebih rileks dalam proses pemulihan kebugarannya.

"They obviously have a relationship from the past – Emma obviously trusts Andrew – and I think that consistency and continuity is really important, especially at this time of year," kata Henman.

Robson menilai kesamaan ide tentang pola permainan di lapangan akan membawa dampak besar bagi performa Raducanu setelah melewati awal musim yang pasang surut.

"She's got the French Open coming up, but then the grass-court season, where the spotlight is going to be at its most intense – pre-Wimbledon and at Wimbledon." ujar Henman.

Menurut laporan Tennis365, hasil di Strasbourg ini membuat rekor kemenangan Raducanu di awal musim 2026 menjadi seimbang dengan rincian tujuh kemenangan dan tujuh kekalahan.

"At this stage she's trying to come back from a long-term illness over the last couple of months, so to come back with a familiar voice, someone who you trust already, someone who you've been through so much with, probably feels quite relaxing in a way," kata Robson.

Sebelumnya, Raducanu sempat mendapat keuntungan undian setelah unggulan Amerika Serikat, Madison Keys, mundur dari turnamen karena cedera paha dan digantikan oleh Zhang Shuai.

"To have the same ideas of what they're trying to do with her game on the court makes a big difference. Clearly it's worked in the past so why not give it round two?" kata Robson.

Kini Raducanu membutuhkan lima petenis di daftar 32 besar untuk mengundurkan diri agar dirinya bisa masuk ke dalam daftar pemain unggulan di Roland Garros.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author