Senegal Cetak Rekor Afrika Sebelum Tumbang dari Belgia di Piala Dunia
Tim nasional Senegal menorehkan rekor baru bagi sepak bola Afrika sebelum akhirnya kalah tragis 2-3 dari Belgia melalui babak perpanjangan waktu pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7/2026).
Dilansir dari beinsports.com, Belgia berhasil bangkit setelah tertinggal dua gol lebih dulu dan memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti Youri Tielemans di akhir babak tambahan. Hasil ini membawa skuad Setan Merah melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi pemenang laga antara Amerika Serikat melawan Bosnia-Herzegovina.
Menurut laporan goal.com, jalannya pertandingan sempat dikuasai oleh Senegal lewat gol pembuka dari Habib Diarra pada menit ke-24. Gol tersebut menempatkan Diarra, yang berusia 22 tahun 179 hari, sebagai pencetak gol Afrika termuda dalam sejarah fase gugur Piala Dunia.
Kelebihan Senegal bertambah saat Ismaïla Sarr mencetak gol kedua pada menit ke-51 untuk mengubah skor menjadi 2-0. Torehan ini sekaligus menggenapkan koleksi Senegal menjadi 10 gol sepanjang turnamen, memecahkan rekor gol terbanyak tim Afrika dalam satu edisi Piala Dunia berdasarkan data Stats Foot.
Meskipun menderita tekanan berat setelah tertinggal dua gol, performa Belgia perlahan meningkat hingga mampu membalikkan keadaan secara dramatis di akhir pertandingan.
"On avait des grosses c****es" ujar Romelu Lukaku, penyerang Belgia.
Kemenangan dramatis ini sekaligus mengakhiri perjalanan tangguh Lions of the Teranga yang sebelumnya lolos ke fase gugur sebagai peringkat ketiga Grup I dengan raihan tiga poin.