Tanjung Verde Siap Hadapi Argentina di Babak 32 Besar Piala Dunia
Tim nasional Tanjung Verde dijadwalkan menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Miami pada Jumat, 3 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi momen bersejarah bagi Tanjung Verde yang berstatus sebagai negara terkecil yang pernah lolos ke fase gugur Piala Dunia setelah tampil impresif tanpa kekalahan di babak penyisihan grup. Presiden Tanjung Verde, José Maria Neves, menyatakan keyakinannya bahwa tim berjuluk Hiu Biru tersebut mampu memberikan kejutan besar saat menghadapi tim peringkat pertama dunia yang dipimpin oleh Lionel Messi.
"I think Cape Verde can beat Argentina 1-0," kata José Maria Neves, Presiden Tanjung Verde saat diwawancarai oleh BBC.
Neves menegaskan bahwa motivasi tinggi untuk menang menjadi modal utama bagi negara kepulauan di Samudra Atlantik tersebut untuk terus mengejutkan dunia. "We are playing to win… when expectations are low regarding a team, and if that team has the urge to win, it is possible. A small nation like Cape Verde should make an effort to always do that – to permanently surprise people," ujar José Maria Neves, Presiden Tanjung Verde.
Tanjung Verde menembus fase gugur setelah menahan imbang Spanyol 0-0, bermain imbang 2-2 melawan Uruguay, dan menutup laga Grup H dengan hasil 0-0 melawan Arab Saudi. "We went to this World Cup to write our own destiny, which is, facing champions," ucap José Maria Neves, Presiden Tanjung Verde.
Pihaknya memastikan skuad Tanjung Verde akan tampil habis-habisan tanpa rasa takut melawan kekuatan besar sepak bola Amerika Selatan. "So, we are going to face Argentina and Messi with the same determination, same will, and with a desire to win and reach the next phase," cetus José Maria Neves, Presiden Tanjung Verde. Bagi Neves, apa pun hasil akhir di lapangan nanti tidak akan mengurangi pencapaian luar biasa yang sudah diukir oleh tim nasionalnya.
"Regardless of the outcome, we will leave the World Cup with our heads high and with a sense of mission accomplished," kata José Maria Neves, Presiden Tanjung Verde.
Optimisme serupa juga disuarakan oleh pelatih Tanjung Verde, Pedro Leitão Brito atau yang akrab disapa Bubista, saat konferensi pers pascalaga akhir pekan lalu. "to us, nothing is impossible," ujar Bubista, Pelatih Tanjung Verde. Bubista menjelaskan bahwa mengedukasi dunia tentang keberadaan negara mereka merupakan salah satu misi utama sejak awal turnamen.
"From the very beginning, we've said that one of the purposes we had was to show our country to the rest of the world," tutur Bubista, Pelatih Tanjung Verde.
Kesempatan bertanding melawan pemain bintang dunia dinilai sebagai pencapaian besar tersendiri bagi perkembangan sepak bola Tanjung Verde. "To be able to play Argentina and Messi in a phase like this is excellent for our country, regardless of the match itself," sebut Bubista, Pelatih Tanjung Verde.
Gelandang Deroy Duarte turut mengungkapkan perasaan emosionalnya mengenai pertemuan bersejarah melawan Argentina di babak gugur ini. "in a dream," kata Deroy Duarte, Gelandang Tanjung Verde.
Duarte mengakui tantangan yang dihadapi timnya sangat masif, namun ia meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga keyakinan. "but let's believe," tutur Deroy Duarte, Gelandang Tanjung Verde. Dilansir dari Fox Sports, Argentina lolos sebagai juara Grup J setelah menyapu bersih kemenangan di dua laga awal mereka, di mana Lionel Messi kini memimpin perburuan sepatu emas dengan torehan enam gol.