Portugal Hadapi Kroasia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Portugal dijadwalkan bertanding melawan Kroasia dalam laga hidup mati babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Toronto, Kanada, pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 06.00 WIB atau Kamis, 2 Juli 2026 pukul 23.00 GMT. Pertemuan kedua raksasa Eropa di fase gugur ini dipastikan setelah Portugal finis sebagai runner-up Grup K dengan lima poin usai bermain imbang 0-0 melawan Kolombia pada laga terakhir, sedangkan Kroasia lolos sebagai runner-up Grup L dengan enam poin. Laga di stadion berkapasitas 43.036 penonton di tepi Danau Ontario ini juga berpotensi menjadi panggung internasional terakhir bagi dua pesepak bola veteran, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric, yang dipastikan bakal pensiun dari tim nasional seusai turnamen bergengsi tersebut.
Kroasia sendiri melangkah ke babak 32 besar setelah menumbangkan Ghana 2-1 melalui gol penentu Nikola Vlasic yang memanfaatkan umpan sepak pojok Luka Modric, membuat sang kapten mencatatkan rekor sebagai pemain tertua pencetak assist di Piala Dunia pada usia 40 tahun 291 hari.
Menjelang pertandingan besar ini, penyerang sayap Portugal, Rafael Leao, memberikan pandangannya mengenai situasi tim setelah melewati atmosfer melelahkan melawan suporter Kolombia. "Tim ini pantas mendapatkan ucapan selamat," ujar Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal kepada OJogo.
Pemain asuhan Roberto Martinez tersebut mengakui tekanan besar yang dihadapi timnya sepanjang fase grup. "Ini adalah pertandingan sulit, dengan atmosfer yang rumit karena ada banyak pendukung Kolombia di sini," kata Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal.
Ia pun menegaskan fokus skuad Selecao kini sepenuhnya beralih untuk melakukan pemulihan kondisi fisik demi menghadapi pasukan Zlatko Dalic. "Sekarang saatnya beristirahat dan mempersiapkan diri untuk Kroasia [lawan di babak 32 besar]," tutur Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal. Rekan senegara Cristiano Ronaldo ini optimistis kualitas dan mentalitas yang dimiliki timnya akan menjadi pembeda utama dalam laga penentuan nanti.
"Dengan menghormati tim mana pun, kami adalah Portugal," ucap Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal.
Rasa percaya diri yang tinggi menjadi modal utama bagi skuad Portugal untuk menembus taktik pertahanan ketat yang biasa diperagakan oleh Vatreni. "Kami memasuki setiap pertandingan untuk menang, dengan penuh percaya diri," kata Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal. Kemampuan beradaptasi dengan tekanan turnamen dianggap sebagai bukti kematangan taktis yang sudah mereka tunjukkan sejauh ini.
"Hari ini, sekali lagi, kami menunjukkan kualitas tim dan juga bahwa kami tahu bagaimana menghadapi kesulitan," ujar Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal.
Leao percaya kekuatan mental dalam melewati momen-momen kritis akan membawa Portugal melangkah lebih jauh di Amerika Utara. "Tim dengan kualitas tinggi harus tahu bagaimana menghadapi saat-saat sulit. Hal tersebut akan membawa kami jauh di Piala Dunia ini," tutur Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal.
Keharmonisan di dalam ruang ganti menjadi pondasi terkuat yang dirasakan oleh seluruh anggota tim menjelang laga krusial ini. "Grup pemain ini sangat bersatu. Itu yang terpenting," kata Rafael Leao, Penyerang Sayap Portugal.
Hingga menjelang kick-off, kedua pelatih dilaporkan tidak memiliki kendala pemain cedera atau akumulasi kartu, sehingga kekuatan terbaik dipastikan akan turun sejak menit awal.