SGT FROG Pro Kontra Bandai Namco Minta Maaf Akibat Parodikan Attack on Titan

Share

Film anime terbaru rilisan Bandai Namco, SGT.FROG: Upon Revival, memicu kontroversi di Jepang. Langkah kreatif dalam sinema tersebut memunculkan pro dan kontra di kalangan pencinta animasi.

Dilansir dari Detikcom, film ini memparodikan kisah Eren Yeager beserta Scout Regiment dari serial populer Attack on Titan. Meskipun serial aslinya telah berakhir beberapa tahun lalu, topik mengenai Attack on Titan masih ramai dibicarakan penggemar.

Selain menyentil Attack on Titan, film terbaru ini juga memuat elemen parodi dari Neon Genesis Evangelion, Ultraman, hingga Gintama. Gelombang protes dari publik akhirnya membuat pihak Bandai Namco mengeluarkan klarifikasi resmi.

"Kami meminta maaf kepada semua pemegang hak cipta yang terlibat dan kepada semua penggemar karya-karya ini, atas masalah dan kekhawatiran besar yang telah kami timbulkan. Sebagai perusahaan yang menciptakan dan melindungi karya, kegagalan kami untuk memberikan pertimbangan yang tulus dan memadai yang dibebankan kepada kami adalah masalah yang dianggap serius," tulis pertanyaan Bandai Namco.

Manajemen perusahaan menegaskan komitmen mereka untuk mencegah penyalahgunaan kekayaan intelektual tanpa izin di masa depan. Kasus ini menjadi evaluasi besar bagi internal studio.

"Ke depannya, kami akan meninjau secara menyeluruh dan memperketat sistem verifikasi internal kami untuk mencegah insiden lebih lanjut," tegasnya.

Franchise SGT.FROG diangkat dari manga karya Mine Yoshizaki yang pertama kali terbit pada tahun 1999. Kekayaan intelektual ini telah berkembang menjadi beragam serial anime serta film populer di Jepang.

Sebelum kontroversi mencuat, Bandai Namco sebenarnya sempat membangun antusiasme tinggi di kalangan penggemar. Mereka sempat mengumumkan kolaborasi animasi resmi antara SGT. FROG dan MOBILE SUIT GUNDAM.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
bram-adhitya-santoso
Author