Tim Damkar Evakuasi Dua Tamu Hotel Terjebak di Lift Solo
Insiden menegangkan menimpa dua orang tamu hotel di kawasan Kerten, Kota Solo, yang terjebak di dalam lift macet. Proses penyelamatan ayah dan anak tersebut berjalan dramatis sebelum akhirnya berhasil dikeluarkan.
Keduanya dievakuasi oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo setelah terkurung selama 30 menit, seperti dilansir dari Detik Travel. Petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan darurat sekitar pukul 09.00 WIB.
"Laporan masuk jam 09.00 WIB. Proses ditangani evakuasi kisaran 10 menit. Jam 09.30 WIB clear, selesai," terang Kepala Regu Rescue D Damkar Kota Solo, Hudyono, dihubungi awak media, Senin (29/6).
Hudyono menambahkan bahwa fasilitas pengangkut vertikal di penginapan tersebut mengalami masalah teknis saat bergerak turun. Lift itu kemudian berhenti mendadak di posisi lantai 2.
"Bapak dan anak masuk ke lift, itu macet di tengah dan berhenti di lantai 2," ucapnya.
Guna menangani situasi tersebut, Tim Rescue Delta Damkar bersama personel dari Kota Barat diterjunkan ke tempat kejadian. Begitu sampai, petugas langsung berupaya membangun komunikasi dengan para korban di dalam lift.
Menurut penuturan Hudyono, bapak dan anak itu sempat terjebak selama setengah jam. Personel yang berada di lokasi segera memastikan kondisi kesehatan keduanya dari luar pintu.
"Yang jelas kan kita datang, posisi korban sudah di dalam. Kita coba komunikasi, ajak komunikasi, kita suruh tenang, dan kita tanya apakah ada gangguan pernapasan. Mereka jawab aman, aman, aman, langsung pintu lift kita bongkar gitu aja," bebernya.
Karena situasi yang mendesak, petugas mengambil langkah tegas dengan membongkar paksa akses masuk lift. Proses ini menggunakan peralatan keselamatan khusus yang bertenaga hidrolis.
"Kita pakai alat hidrolis, Ogura namanya. Jadi kita paksa buka pakai hidrolis," katanya.
Setelah melakukan upaya penanganan selama sekitar 10 menit, pintu berhasil terbuka sepenuhnya. Ayah dan anak laki-lakinya ditemukan dalam keadaan selamat tanpa mengalami cedera sedikit pun.
"Korban bisa terselamatkan, tak ada luka, aman semua. Anaknya cowok, nggak sempat menangis," pungkasnya.