Hasil Autopsi Daveigh Chase Ungkap Penyebab Kematian karena Komplikasi AIDS

Share

Misteri penyebab meninggalnya mantan aktris cilik Hollywood, Daveigh Chase, akhirnya terungkap ke publik. Pengisi suara karakter Lilo dalam film animasi 'Lilo & Stitch' tersebut dinyatakan wafat akibat komplikasi AIDS. Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles County, seperti dikutip dari Detik Health.

Berdasarkan catatan resmi, sang aktris mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Los Angeles pada 16 Juni 2026 dalam usia 35 tahun. Selain komplikasi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) sebagai penyebab utama, tim forensik juga menemukan kondisi sekunder. Penggunaan zat adiktif kronis (chronic polysubstance use) tercatat ikut memperparah kondisi kesehatannya.

Pihak berwenang mengategorikan kematian pemeran hantu dalam film 'The Ring' ini sebagai kematian alami (natural death). Informasi tersebut pertama kali beredar melalui laporan di laman TMZ.

Sebelum hasil autopsi resmi dirilis, kekasih Daveigh Chase yang bernama Roy Hernandez sempat memberikan keterangan kepada media. Ia mengabarkan bahwa pasangannya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami malnutrisi parah. Daya tahan tubuh yang merosot tajam membuat Daveigh terserang meningitis bakteri serta infeksi darah parah. Kondisi tersebut memicu sepsis hingga mengakibatkan kegagalan fungsi organ tubuh secara total (organ shutdown).

Secara medis, serangan infeksi oportunistik yang mematikan ini sangat rentan menyerang pasien stadium akhir HIV/AIDS. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh pasien telah mengalami kerusakan parah.

Sisi Kelam Kehidupan Terakhir Daveigh Chase

Laporan investigasi juga menyingkap realitas memilukan dari kehidupan masa tua sang aktris. Daveigh Chase menghabiskan tahun-tahun terakhir hidupnya jauh dari gemerlap popularitas Hollywood.

Ia diketahui sempat hidup menggelandang atau menjadi homeless di kawasan Skid Row, Los Angeles. Kehidupan urban yang keras ini memperpanjang deretan masalah yang dihadapinya menjelang akhir hayat.

Di sisi lain, mendiang juga berjuang keras melawan kecanduan narkoba yang parah sejak usia 13 tahun. Sebelum wafat, Daveigh Chase tinggal di dalam sebuah mobil karavan (RV) bersama kekasihnya.

Follow publika.id on Google News Follow
Editors Team
melinda-putri-handayani
Author