BPS Catat Perjalanan Wisatawan Nasional Menurun
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya penurunan akumulasi perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri sebesar 3,88 persen sepanjang Januari hingga April 2026. Penurunan angka kunjungan warga negara Indonesia ke luar negeri ini dipicu oleh lonjakan harga tiket pesawat dan pelemahan mata uang rupiah.
Jumlah perjalanan wisatawan tanah air ke luar negeri tercatat hanya mencapai 3,6 juta perjalanan selama empat bulan pertama tahun ini, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz pada Rabu (1/7/2026). Tingginya harga avtur menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket transportasi udara tersebut.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono menjelaskan bahwa faktor eksternal berupa kondisi finansial juga turut memengaruhi keputusan masyarakat untuk melakukan perjalanan internasional.
“Juga dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara tujuan utamanya,” tambah Ateng, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.
Pelemahan nilai tukar tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat saat berada di luar negeri. Berdasarkan data perbandingan secara akumulatif, angka pergerakan wisatawan domestik yang menuju ke luar wilayah Indonesia ini terbukti lebih rendah daripada catatan pada tahun sebelumnya.
“Menurun 3,88% dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya,” kata Ateng, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS.