Mercure Cibadak Sukabumi Resort Resmi Beroperasi Usung Konsep Eco Resort
Mercure Cibadak Sukabumi Resort resmi beroperasi mulai 1 Februari 2026 sebagai destinasi menginap baru berkonsep eco resort yang menyatu dengan alam guna menjawab tren peningkatan minat wisata alam masyarakat. Dilansir dari Detik Travel, penginapan ini menjadi salah satu Mercure Resort pertama di Indonesia sekaligus yang pertama di Pulau Jawa.
Kawasan resort ini memiliki luas bangunan 5 hektare di atas total lahan seluas 12 hektare dengan bangunan yang dirancang tersebar di berbagai area, bukan berupa satu gedung besar seperti hotel perkotaan.
"Kami mengusung konsep Eco Resort. Ini merupakan salah satu Mercure Resort pertama di Pulau Jawa. Yang di Bali ada lagi satu, jadi hanya dua di Indonesia saat ini untuk Mercure Resort. Konsepnya memang menyatu dengan alam, sehingga bangunannya tidak berupa satu gedung besar seperti hotel di kota, tetapi tersebar di berbagai area," ujar Yovi Syahilman, General Manager Mercure Cibadak Sukabumi Resort.
Akomodasi yang disediakan bagi para tamu cukup beragam, mulai dari kamar hotel standar, vila, hingga rumah pohon yang menjadi daya tarik utama.
"Kami memiliki kamar standar, vila, hingga rumah pohon yang dibangun dari pohon jati asli. Jadi pengalaman menginapnya benar-benar berbeda," kata Yovi Syahilman.
Lokasi resort ini berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Jakarta dan dapat diakses dalam waktu sekitar 12 menit setelah keluar dari pintu tol, sehingga menjadi alternatif liburan selain kawasan Puncak yang sering macet. Penginapan ini menawarkan udara sejuk dan pemandangan hijau dengan panorama Gunung Salak serta Gunung Gede Pangrango.
"Kalau ke sini, keluar pintu tol hanya sekitar 12 menit sudah sampai hotel. Suasananya pun sudah sangat berbeda dengan Jakarta atau Bogor. Udaranya sejuk, pemandangan hijau, dengan panorama Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango," jelas Yovi Syahilman.
Selain menyasar wisatawan keluarga, akomodasi ini menyediakan fasilitas dalam ruang (indoor) dan luar ruang (outdoor) untuk mengakomodasi kegiatan korporasi seperti rapat, gathering, hingga acara pernikahan.
"Kami memiliki fasilitas indoor maupun outdoor untuk meeting dan social event, sehingga cocok untuk berbagai kebutuhan tamu," ujar Yovi Syahilman.
Fasilitas unggulan lain yang menjadi ikon tempat ini adalah aviary raksasa yang berisi berbagai satwa khas Jawa Barat seperti beragam jenis burung, iguana, kura-kura, ikan, hingga rusa. Keberadaan fasilitas ini memadukan konsep eco resort dengan filosofi Mercure yaitu Discover Local.
"Aviary menjadi salah satu fasilitas unggulan kami. Tamu bisa masuk, berinteraksi langsung dengan satwa, memberi makan, sekaligus mendapatkan edukasi karena setiap hewan dilengkapi papan informasi," kata Yovi Syahilman.
Fasilitas edukatif ini dihadirkan karena pemilik resort memiliki kecintaan yang besar terhadap kelestarian tanaman dan satwa liar.
"Owner kami memang sangat mencintai alam, baik tanaman maupun satwa. Karena itu kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif," ujarnya Yovi Syahilman.
Selama musim liburan sekolah, pengelola menyediakan berbagai aktivitas di dalam kawasan seperti horse riding, paintball shooting target, archery, kids playground, serta aktivitas seni dan kerajinan. Hiburan dari staf hotel seperti pertunjukan sulap jalanan dan kreasi balon juga dihadirkan agar tamu tidak perlu keluar area resort.
"Kami ingin tamu cukup menghabiskan satu atau dua hari di resort tanpa perlu keluar karena semua aktivitas sudah tersedia di sini," kata Yovi Syahilman.
Pihak hotel juga menggelar program permainan Treasure Hunt khusus anak-anak yang menggunakan peta untuk menyelesaikan misi di area resort.
"Setelah semua tantangan selesai, mereka akan mendapatkan hadiah. Salah satu reward favorit adalah pizza andalan kami," ujarnya Yovi Syahilman.
Untuk sektor kuliner, tempat ini menawarkan menu hidangan lokal berupa Iga Bakar Cibadak yang kaya rempah khas serta hidangan internasional Devaloka Pizza berbahan baku premium.
"Pizza kami menggunakan bahan baku premium dengan standar internasional, tetapi tetap ditawarkan dengan harga yang terjangkau," katanya Yovi Syahilman.
Akses menuju resort bagi wisatawan tanpa kendaraan pribadi dapat ditempuh menggunakan kereta api selama 50 menit dari Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Cibadak yang berjarak 1,2 kilometer dari hotel. Pihak pengelola menyediakan layanan antar-jemput gratis menggunakan dua unit kendaraan operasional dengan syarat reservasi minimal satu hari sebelumnya.
"Dari Stasiun Bogor Paledang menuju Stasiun Cibadak hanya sekitar 50 menit. Kami juga menyediakan shuttle gratis dari hotel ke stasiun maupun sebaliknya dengan reservasi minimal satu hari sebelumnya," ujar Yovi Syahilman.
Layanan antar-jemput gratis ini dapat digunakan oleh tamu keluarga maupun rombongan karena jarak tempuh dari stasiun ke hotel hanya berkisar lima menit.
"Request mobil minimum sehari sebelumnya. Shuttlenya ada dua saat ini jadi kalau misalnya satu keluarga bisa satu mobil atau dia booking lebih dari dua kamar kita sediakan dua mobil juga ada. Karena cukup dekat jaraknya cuma 5 menit," tutup Yovi Syahilman.