Wisatawan Piala Dunia 2026 Kagumi Keramahan Lima Kota di Amerika Serikat
Jutaan wisatawan mancanegara memadati berbagai kota di Amerika Serikat untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 sekaligus menikmati liburan. Penyelenggaraan turnamen sepak bola ini mengubah persepsi para pendukung asing terhadap keramahan masyarakat setempat, sebagaimana dilansir dari Detik Travel melalui laporan New York Post pada Rabu (1/7/2026).
New York menjadi salah satu kota yang paling disukai penonton karena mematahkan stereotip warganya yang cuek. Suporter asal Skotlandia merasakan langsung sambutan hangat dari kepolisian setempat hingga aksi warga lokal yang mentraktir makanan dan minuman.
"Kami sering mendengar banyak hal tentang New York dari luar negeri. Reputasinya memang tidak terlalu ramah, tetapi semua orang memperlakukan kami dengan sangat baik," ungkap suporter Skotlandia itu seperti dikutip New York Post dari CBS.
Ia menambahkan bahwa seluruh fasilitas publik dan pelayanan yang mereka terima selama berada di kota tersebut di luar ekspektasi awal mereka.
"Sejujurnya, semuanya menjadi kejutan yang menyenangkan. Polisi memperlakukan kami dengan sangat baik, transportasinya sangat bagus, ada orang yang membayar makanan kami, ada juga yang mentraktir minuman. Keramahan masyarakat Amerika adalah yang terbaik di dunia," lengkapnya.
Kota berikutnya yang berkesan adalah Boston, tempat 50 ribu suporter Skotlandia memadati Gillette Stadium. Kehadiran para pendukung ini mendongkrak pendapatan pub lokal melampaui rekor penjualan Super Bowl.
Sementara itu, Philadelphia menarik perhatian turis melalui kuliner khas Philly cheesesteak dan tangga ikonik Rocky. Pemerintah kota membagikan 30 ribu peta untuk membantu wisatawan, dan lebih dari 100 ribu orang menghadiri FIFA Fan Festival di sana.
"Saya benar-benar jatuh cinta dengan kota ini," kata Andrade, suporter asal Ekuador, kepada Fox News.
Di Seattle, Stadion Lumen Field mendapat pujian dari jurnalis olahraga karena dinilai memiliki hubungan emosional yang sangat erat dengan wilayah sekitarnya. Pertandingan antara Amerika Serikat dan Australia di kota ini memicu perayaan besar hingga menghabiskan stok bir di pub lokal.
"Saya tidak bisa memikirkan stadion lain di dunia yang terasa begitu menyatu dengan kota tempatnya berada," ungkap Hughes, jurnalis The Athletic.
Lonjakan pengunjung ini mendatangkan keuntungan besar bagi para pemilik bisnis hiburan di sekitar area stadion.
"Luar biasa. Inilah yang Anda impikan ketika membuka sebuah bar," ujar Howe, pemilik sebuah pub di Seattle.
Kota kelima yang melengkapi daftar adalah Atlanta. Pusat kota Atlanta dipenuhi pengunjung dari berbagai negara yang memadati wilayah tersebut selama berlangsungnya FIFA Fan Festival.